Pengacara Nilai Kasus Abu Tours Perdata

Pihak pengacara kuga akan buktikan ini tidak ada niatan kejahatan apapun itu.

Pengacara Nilai Kasus Abu Tours Perdata
darul amri/tribun-timur.com
Pengacara PT Abu Tours menilai, pada kasus Abu Tours yang tengah bergulir di Pengadilan bukanlah sebuah kejahatan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengacara PT Abu Tours menilai, pada kasus Abu Tours yang tengah bergulir di Pengadilan bukanlah sebuah kejahatan.

Menurut salah satu pengacara PT. Abu Tours Hendro Saryanto, pada persidangan sebelumnya Jaksa telah mengakui kasus Abu Tours adalah perkara kasus Perdata.

"Sebenarnya eksepsi yang kemarin itu sudah diakui jaksa kalau ini perdata," ujar Hendra usai persidangan lanjutan di PN Makassar, Rabu (10/10/2018) sore.

Lanjut Hendra, kasus Abu Tours adalah kasus Perdata karena berawal statmen dalam jawab janggap persidengan PN Kota Makassar sebelumnya, waktu lalu.

Karena dari awal kata Hendra, perkara PT. Abu Tours adalah sebuah perjanjian. Pihak pengacara kuga akan buktikan ini tidak ada niatan kejahatan apapun itu.

"Tapi lagi-lagi jaksa dalam hal ini akan membuktikan bahwa terjadi kejahatan. Kita lihat saja nanti, kan saksi-saksi itu banyak jadi kita lihat nanti," lanjutnya.

Hendra mengatakan, nilai kerugian 1,4 triliun lebih yang disebutkan dalam surat dakwaan itu perjanjian pemberangkatan jamaah, dan bukan untuk beli barang.

"Jadi dana itu adalah perjanjian proses pemberangkatan jamaah ditahun 2018, 2019 dan 2020. Sehingga aset-aset itu bukan hasil kejahatan," jelas Hendra.

Maka dari itu, Hendra menekankan soal kasus ini seharusnya dipermasalahkan le Abu Tours bukan oknum. Dan dia minta Kemenag RI harus turun tangan soal ini.

"Ini nanti kita sampaikan ke kementerian agama, bagaimana Kemenag sebagai pengendali dan juga pengawas, apa fungsinya sekarang," tambah Hendra.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved