Gempa dan Tsunami Palu Donggola

3 Ribu Karung Pakaian untuk Korban Gempa Sulteng Menumpuk di BPBD Maros

Rencananya, pengiriman bantuan ke Palu akan dilakukan dengan menggunakan jalur darat.

Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Bantuan untuk korban gempa Palu masih menumpuk di Posko BPBD Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Pendistribusian sejumlah bantuan dari Pemkab dan warga Maros untuk korban gempa Palu, Sulawesi Tengah, diprioritaskan ke pengungsi.

Sejumlah bantuan untuk korban gempa, saat ini masih menumpuk di Posko Bandan Penanggulangang Bencana Daerah (BPBD) Maros.

Kabag Humas Pemkab Maros, Darmawati mengatakan, Rabu (10/10/2018) setelah pendistribusian rampung di Maros, bantuan akan dikirim ke Palu, Donggala dan Sigi.

"Kami fokuskan dulu pendistribusian bantuan kepada para pengungsi yang ada di Kabupaten Maros," katanya.

Rencananya, pengiriman bantuan ke Palu akan dilakukan dengan menggunakan jalur darat. Pemkab akan menyiapkan beberapa truk untuk digunakan.

"Kami juga menunggu perkembangan, apakah bantuan tetap dikirim lewat udara atau diantar langsung melalui darat," katanya.

Bantuan yang ditumpuk tersebut berupa beras, minyak goreng, mi instan, minuman, popok dan susu bayi, pakaian dan pembalut perempuan berbagai ukuran.

Kepala Sub Bidang Logistik BPBD, Dody Ariansyah mengatakan, untuk sementara bantuan menumpuk masih dalam jumlah banyak.

Untuk pakian, ada 3.000 karung, mi instan 1.200 dus, minuman 700 dus, beras 127 karung, dan sejumlah popok dan susu bayi. Bantuan tersebut belum bisa terdistribusi dengan maksimal.

"Masih banyak bantuan yang belum kami kirim. Khusus untuk pakaian, kami sortir dulu. Kami pisahkan yang layak pakai dan tidak. Banyak yang memberi bantuan tidak layak," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved