USAID Jalin Bahas Angka Kematian Ibu dan Bayi di Sulsel, Kadis Kesehatan Ungkap Daerah ini

Kementerian Kesehatan RI, Pemprov Sulsel, dan USAID Jalin menyelenggarakan forum kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

USAID Jalin Bahas Angka Kematian Ibu dan Bayi di Sulsel, Kadis Kesehatan Ungkap Daerah ini
HANDOVER
Kementerian Kesehatan RI, Pemprov Sulsel, dan USAID Jalin menyelenggarakan forum kesehatan ibu dan bayi baru lahir. 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Kesehatan RI, Pemprov Sulsel, dan USAID Jalin menyelenggarakan forum kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

Hadir dalam acara ini, diantaranya Asisten II Pemprov Sulsel Muhammad Firda, Kadis Kesehatan Sulsel Dr Bachtiar Baso, Ketua PKK Sulsel Liestiaty Fachrudin, dan Chief Of Party USAID Jalin Kirsten Weeks.

Acara yang berlangsung di Swiss Bell Inn Panakkukang, Jl Adyaksa, kota Makassar, Selasa (9/10), membahas tentang angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan ibu.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Dr Bachtiar Baso mengaku akan memberikan perhatian khusus kepada daerah - daerah yang angka kematian ibu dan anaknya tinggi.

Adapun daerah yang tinggi angka kematiannya yakni kabupaten Gowa, dan angka terendah yaitu kabupaten Bantaeng.

"Dengan forum ini, kita berharap agar angka kematian semakin berkurang di Sulsel khususnya daerah yang rentan," katanya.

Ia menyebutkan, salah satu sebab sehingga angka kematian di Sulsel meningkatkan karena akses ke pelayanan kesehatan terlampau jauh.

"Jadi minim dan lambatnya pelayanan salah satu sebab terjadinya kematian. Semoga kedepannya dengan forum ini bisa menurun," katanya.

Sekedar diketahui, forum ini dibuka langsung oleh Asisten II Pemprov Sulsel Muhammad Firda, yang ditandai dengan pemukulan gong.(*)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved