Agustus, Pembiayaan Syariah Tumbuh 0,04 persen Secara Tahunan di Sulsel
Pembiayaan modal kerja dan investasi tercatat masih melanjutkan kontraksi masing–masing menjadi -17,72 persen (yoy) dan -10,68 (yoy)
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pembiayaan syariah pada Agustus 2018 tumbuh 0,04 persen (yoy).
Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulsel, Bambang Kusmiarso dalam rilis bulanan di kantornya Jl Sudirman Makassar, Kamis (4/10/2018) menuturkan, angka tersebut melambat dari pertumbuhan bulan sebelumnya 3,4 persen (yoy).
"Pertumbuhan pembiayaan syariah tertinggi dicatat oleh pembiayaan konsumsi sebesar 11,68 persen (yoy),"
Sementara itu pembiayaan modal kerja dan investasi tercatat masih melanjutkan kontraksi masing–masing menjadi -17,72 persen (yoy) dan -10,68 (yoy).
Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan pembiayaan tertinggi tercatat pada lapangan usaha Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 43,8 persen (yoy), Listrik, Gas dan Air 43,4 persen (yoy) dan Perdagangan besar dan eceran 15,3 persen (yoy). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bambang-kusmiarso-saat-rilis-bulanan_20181004_160536.jpg)