Panwascam Maiwa Enrekang Sambangi 22 Desa Sosialisasi Pemilu 2019

Khusus untuk hari ini para personel Panwascam Maiwa mengunjungi empat desa yakni Desa Ongko, Boiya, Salodua, dan Pattondon salu.

m azis albar/tribunenrekang.com
Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Maiwa, Kabupaten Enrekang melakukan kunjungan ke desa-desa dalam rangka silaturrahim dan sosialisasi undang-undang no 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, MAIWA - Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Maiwa, Kabupaten Enrekang melakukan kunjungan ke desa-desa dalam rangka silaturrahim dan sosialisasi undang-undang no 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Kegiatan tersebut dilakukan sejak 30 September lalu hingga 3 Okktober besok untuk 22 desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Maiwa.

Khusus untuk hari ini para personel Panwascam Maiwa mengunjungi empat desa yakni Desa Ongko, Boiya, Salodua, dan Pattondon salu.

Ketua Panwascam Maiwa, Kasruddin Majid mengatakan, sosialisasi tersebut memang sudah terjadwal berdasarkan silabus kegiatan pemilu 2019 yang telah di intruksikan oleh bawaslu pusat.

Baca: Kesbangpol Luwu Timur Bentuk Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Pemilu 2019

Baca: Berikut Tahapan Pelaporan Dana Kampanye Pemilu 2019

''Ini memang menjadi masukan kita di tingkat bahwa, penting untuk memperbanyak sosialisasi ke desa-desa karena pendidikan politik dan silaturrahim itu sangat penting untuk kita bangun dengan masyarakat," kata Kasruddin, Selasa (2/10/2018).

Sementara Koprdinastor SDM Panwascam Maiwa, Sandi Lubis mengatakan aparat desa sangat mendukung kegiatan ini terlebih lagi persoalan sosialisasi regulasi terkait pemilu.

Terlebih lagi pihaknya juga mensosialisasikan pasal yang mengatur tentang netralitas ASN dan aparatur desa.

''Hari ini saya berkunjung ke empat desa dan Alhamdulilah aparat dan masyarakat desa menyambut baik kedatangan kami dan siap untuk mendukung dan mensukseskan pemilu 2019 yang akan datang," jelasnya.

Sementara Kepala Desa Boiya, Samir, mengaku kegiatan tersebut sangat membantu edukasi dan pendidikan ke masyarakat desa.

"Sosialisasi undang-undang penting bagi masyarakat dan termasuk kami aparat agar kami tahu bahwa ada batasan-batasan tertentu dalam melaksanakan pemilu yang akan datang," tuturnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved