Gempa Bumi Palu
Tak Bisa Kontak, Warga Sinjai Khawatir Keluarganya di Palu
Ia mengaku cemas sejak peristiwa gempa melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala hingga malam ini.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN- Satu anggota keluarga asal Babara, Kelurahan Sangiasserri, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan bernama St. Fatimah belum diketahui keberadaannya di Palu.
Kondisi Fatimah bersama suami dan anaknya Faika, Fauzan dan Rahmatullah belum diketahui karena tak bisa dikontak melalu telepon.
"Semoga cepat ada kabarnya dan pemerintah segera memulihkan jaringan telepon dan listrik. Karena keluarga kami belum ada kabarnya apa masih hidup atau sudah meninggal dunia," kata adik Fatimah bernama Miftahul Jannah, Minggu (30/9/2018).
Ia mengaku cemas sejak peristiwa gempa melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala hingga malam ini.
Mereka berharap agar segera tim pencari korban dapat segera menemukan Fatimah sekeluarga.
Fatimah dan keluarga sering bolak-balik Sinjai-Palu karena memiliki lahan pertanian di Palu.
Pada Jumat lalu (26/9/2018) gempa bumi dan tsunami melanda Donggala, Palu Sulawesi Tengah dan Mamuju, Sulawesi Selatan.