Amphuri Tolak Kebijakan Biometrik untuk Pengurusan Visa Calon Jamaah Umrah

Aturan baru tersebut mulai berlaku pada 24 Oktober 2018 mendatang dan kantor VFS Tasheel Cabang Makassar sudah ada

Amphuri Tolak Kebijakan Biometrik untuk Pengurusan Visa Calon Jamaah Umrah
HANDOVER
Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) DPD Sulawesi 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan biometrik untuk pengajuan visa umrah melalui kantor Visa Facilitating Services (VFS) Tasheel yang ada di Indonesia.

Sehingga setiap calon jamaah umrah 1440 Hijriyah (H) dari Indonesia yang mengajukan visa harus menyertakan rekaman biometrik atau rekaman sidik jari dan retina mata melalui kantor VFS Tasheel.

Aturan baru tersebut mulai berlaku pada 24 Oktober 2018 mendatang dan kantor VFS Tasheel Cabang Makassar sudah ada, beralamat di Jl Metro Tanjung Bunga No.2 Makassar, area Celebes Convection Center (CCC), lantai dasar Hotel The Rinra.

Asosiasi Muslim Penyelenggaraan Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) 2018 yang berlangsung di Medan, Jumat-Minggu (28-30/9/2018) secara tegas menyatakan sikap menolak kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung Ketua DPP Amphuri, H Joko Asmoro. Ia menilai kebijakan tersebut memberatkan calon jamaah umrah asal Indonesia ditinjau dari berbagai aspek termasuk kondisi geografis Indonesia.

"Pengurusan visa secara biometrik itu untuk orang-orang yang tinggal di kota khususnya di Eropa, itu tidak bisa disamakan dengan kita di Indonesia, karena kondisi geografis kita," kata Joko Asmoro.

Ia juga menilai fasilitas yang disiapkan di kantor cabang VFS Tasheel belum menjamin proses pengurusan akan cepat, meski secara teknis per satu orang hanya membutuhkan tiga hingga empat menit saja.

"Kita tidak tahu fasilitas yang disiapkan apakah menjamin kenyamanan calon jamaah, katakanlah setiap orang tiga hingga empat menit, namun jika dikali seribu, dua ribu calon jamaah umrah," katanya memberi contoh.

Penulis: Hasrul
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved