Gempa Bumi Palu
Update Gempa Palu: Jalan Poros Donggala-Palu Banyak yang Retak
Perkampungan warga terlihat sunyi. Hanya beberapa yang terlihat berada di depan rumah yang tepat di pinggir jalan.
Penulis: Nurhadi | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi
TRIBUNSULBAR.COM, DONGGALA - Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 7,7 SR mengguncang Kebupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) jelang magrib.
Akibatnya, jalan di beberapa titik jalur trans Sulawesi Donggala - Kota Palu, mengalami retak dan ambruk, namun masih bisa dilalui kendaraan roda empat.
Bahkan, beberapa titik jalan terjadi longsor, namun tak menghambat lalulintas kendaraan.
Pantauan TribunSulbar.com, Sabtu (29/9) Pukul 22.00 Wita, di jalur trans Sulawesi menuju Kota Palu listrik padam total.
Perkampungan warga terlihat sunyi. Hanya beberapa yang terlihat berada di depan rumah yang tepat di pinggir jalan.
Salah seorang warga yang tanyai awak Tribun mengatakan, sebagian warga masih memilih mengungsi di daerah ketinggian.
Mereka mewaspadai terjadinya gempa maupun tsunami susulan.
Sebab, pasca gempa dengan kekuatan 7,7 SR yang disertai gelombang tsunami, masih kerap terjadi gempa susulan.
Informasi yang dihimpun Tribun gempa yang memporak-porandakan ratusan bangunan, juga membuat ratusan korban berjatuhan di Donggala dan Kota Palu.
Hingga Pukul 22.20 Wita, wartawan Tribun Timur sedang menuju titik terparah gempa dan tsunami bersama tim Basarnas gabungan Mamuju dan Makassar.