Minim Pendaftar Duta Anti Narkoba Maros dari Dataran Tinggi

Diharapkan dengan perwakilan tiap kecamatan itu bisa memberi pengaruh yang efektif dalam mengantisipasi pengaruh narkotika di 14 kecamatan

Minim Pendaftar Duta Anti Narkoba Maros dari Dataran Tinggi
ANSAR/TRIBUNMAROS.COM
Duta Anti Narkoba Maros angkatan pertama saat berkunjung ke redaksi Tribun Timur tahun 2017 lalu. 

MAROS, TRIBUN-TIMUR.COM, - Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) melakukan sosialisasi tentang bahaya narkotika terhadap kesehatan dan hukum di hadapan pelajar SMA Negeri 1 Maros, Jumat (28/9/2018).

Kegiatan itu juga digelar di sejumlah sekolah yang tersebar di 11 kecamatan di Maros. Pengurus Granat yang memberikan sosialisasi turut menghadirkan Duta Anti Narkoba Maros.

Di acara tersebut diinformasikan pendaftaran angkatan kedua Duta Anti Narkoba Maros sebagai rangkaian kegiatan HUT ke-19 Granat pada 28 Oktober mendatang.

Ketua Panitia HUT Granat, Ramadhan Mukhtar, mengatakan SMA 1 Maros menjadi sekolah terakhir yang dikunjungi oleh tim sosialisator Granat. Pasalnya, jadwal pendaftaran Duta Anti Narkoba Maros akan berakhir pekan ini dan pendaftar akan langsung diseleksi.

"Kami awalnya menargetkan 14 kecamatan tapi karena waktu sehingga ada tiga kecamatan yang tidak bisa kami datangi. Rencananya tetap kami lanjutkan usai seleksi duta," katanya.

Untuk pendaftaran duta, kata dia, masih akan tetap dibuka hingga hari seleksi pada Minggu mendatang. Total pendaftar saat ini mencapai 87 orang dari berbagai kecamatan dan mereka didominasi perempuan.

"Kondisi ini sama tahun lalu. Pria memang sedikit peminatnya tapi kita berharap di akhir masa pendaftaran ini masih ada yang mendaftar,” tambahnya. Ramadhan mengaku, ada beberapa kecamatan yang pendaftarnya sangat minim seperti Mallawa, Tompobulu, dan Moncongloe.

Sementara pendaftar terbanyak berasal dari kecamatan Mandai dan Turikale. Ia berharap, keterwakilan duta untuk kecamatan bisa segera terpenuhi.

Seleski calon finalis Duta Anti Narkoba Maros akan digelar di Baruga kantor Bupati Maros pada 30 September mendatang.

Semua peserta yang mendaftar akan mengikuti rangkaian penjurian oleh tim yang terdiri dari lima orang.

Tahun ini, pendaftaran Duta Anti Narkoba sedikit berbeda karena akan dilakukan berdasarkan keterwakilan 14 kecamatan. Akan ada 14 pasang finalis atau sebanyak 28 orang yang bersaing menjadi juara.

Diharapkan dengan perwakilan tiap kecamatan itu bisa memberi pengaruh yang efektif dalam mengantisipasi pengaruh narkotika di 14 kecamatan di Maros.(*)

Editor: Ridwan Putra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved