YLKI Desak Kemenag Bantu Nasib Korban Travel Umrah di Sulsel

Ketua YLKI Sulsel, Yudi Raharjo, mengatakan lembaganya telah menerima pengaduan masalah umrah dari sekitar 23 ribu CJU yang batal berangkat umrah

YLKI Desak Kemenag Bantu Nasib Korban Travel Umrah di Sulsel
sanovra/tribuntimur.com
CEO abutours, Muh Hamzah Mamba menggunakan rompi tahanan disela mengikuti sidang perdana kasus penipuan umroh Abutours di pengadilan negeri, Jl Kartini, Makassar, Rabu (19/9). Dalam sidang tersebut Muh Hamzah Mamba menggunakan sandal kulit Andrew jenis Remy model slip on seharga 1 juta di situs belanja online. Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut disaksikan ratusan jemaah atau agen yang menjadi korban. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM, - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengatakan pemerintah dalam hal ini kementerian agama (kemenag) harus terlibat dalam upaya memberangkatkan puluhan ribu calon jamaah umrah (CJU) di Sulsel yang belum diberangkatkan oleh perusahaan travel umrah.

Di Sulsel, beberapa perusahaan travel umrah bermasalah karena tak bisa memberangkatkan CJU yang telah menyetor biaya umrah. Paling heboh adalah kasus yang dialami PT Amanah Bersama Ummat atau Abu Tours.

Sekitar 96 ribun CJU Abu Tours batal berangkat umrah gegara perusahaan travel itu terlilit masalah keuangan padahal telah menerima uang setoran CJU sebesar Rp 1,2 triliun lebih. Abu Tours dan pemiliknya pun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana CJU.

Ketua YLKI Sulsel, Yudi Raharjo, mengatakan lembaganya telah menerima pengaduan masalah umrah dari sekitar 23 ribu CJU yang batal berangkat umrah sepanjang tahun 2017 lalu. Termasuk CJU Abu Tours milik Hamzah Mamba alias Abu Hamzah.

"Kami menerima pengaduan dari calon jmaah umrah yang batal berangkat, tapi bukan hanya Abu Tours. Ada juga First Travel dan biro perjalanan lainya," sebut Yudi.

Menurutnya, nasib puluhan ribuan CJU yang batal berangkat umrah tersebut harus ditindaklanjuti pemerintah dalam hal ini kementerian agama (kemenag).

"Pemerintah harus turun tangan. Inikan persoalan awalnya adalah izin. Ketika orang sudah mengurus visa jalan, mereka mengurus paspor, di tengah jalan izinnya dicabut. Siapa lagi yang harus bertanggungjawab kalau bukan pemerintah. Ownernya kan sudah ditahan," paparnya.

Olehnya, kemenag disebut harus mencarikan solusi bagi CJU bersangkutan agar bisa diberangkatkan umrah dan kemenag tidak boleh lepas tangan begitu saja.

Owner Abu Tours, Hamzah Mamba as Abu Hamzah, mendekam di sel Lapas Kelas 1 Makassar sambil menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Makassar. Selain Abu hamzah, istri dan dua komisaris Abu Tours menjadi tersangka.

Perusahan Abu Tours termasuk Abu Hamzah dan istrinya, Nursyahriah Mansyur, dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Makassar karena tidak memiliki itikad baik mengajukan proposal perdamaian dalam sidang PKPU.

Tanggapan JPU

Sementara dalam proses di pengadilan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Makassar meminta waktu satu minggu untuk menanggapi pembelaan atau nota eksepsi terdakwa Abu Hamzah atas kasus yang didakwakan kepadanya.

JPU Kejari Makassar, Tabrani, mengatakan pada pembelaan terdakwa sebelumnya, ada empat poin yang disampaikan salah satunya JPU dianggap keliru menerapkan hukum karena perkara Abu Hamzah dinilai harusnya masuk dalam perkara perdata bukan pidana.(*)

Editor: Ridwan Putra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved