Polisi Benarkan Penggeledahan Rumah di Jl Abdesir, Tapi Bantah Culik Andi Amri

Penggeledahan yang dilakukan Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Makassar, untuk pengembangan kasus jaringan Narkoba

Polisi Benarkan Penggeledahan Rumah di Jl Abdesir, Tapi Bantah Culik Andi Amri
darul amri/tribun-timur.com
Nur Azisah (24), memperlihatkan foto suaminya, Andi Amri Pratama Saputra 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kanitresnarkoba Polres Pelabuhan AKP Ilham Fitriyadi, benarkan penggeledahan rumah Andi Amri Pratama Saputra (30).

Penggeledahan yang dilakukan Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Makassar, untuk pengembangan kasus jaringan Narkoba,13 September lalu.

"Kita yang lakukan penggeledahan itu, tapi tidak ditemukan buktinya. Jadi kami hanya menasehati lalu pergi," ujar Ilham saat dikonfirmasi, Kamis (27/9/2018).

Penggeledahan yang dilakukan pada 13 September sekitar pukul 21.30 Wita di rumah Andi Amri, Jl Abdulah Daeng Sirua (Abdesir), Panakkukang, Kota Makassar.

Setelah ditinggalkan tim Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar. Kemudian kelompok lain berjumlah enam orang datang dan membawa pergi Andi Amri.

Saat itu, sekitar 04.00 Wita, tanggal 14 September 2018. And Amri dan istrinya, Nur Azisah (24) kaget, karena kamarnya didobrak kelompok yang mengaku polisi.

Andi Amri yang sehari-harinya bekerja OB di Kantor Camat Panakkukang itu, dibawa kelompok itu, bahkan motornya, tiga handphone juga dibawa hingga kini.

"Kalau kelompok ini kami (Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar) tidak tahu-menahu soal itu, kami hanya naehati dia (Amri) dan kita pergi," jelas AKP Ilham.

Kasus dugaan penculikan ini pun sudah dilaporkan istri korban, Nur Azisah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) markas Polda Sulsel, waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved