Manajemen Del Manggo Pakai Dua Tabung Bright Gas 5,5 Kg Per Minggu

Kedai berbentuk ruko, yang awalnya hanya gerobak di bilangan Jl Boulevard Makassar ini ternyata bisa menjual 350 cup per hari.

Manajemen Del Manggo Pakai Dua Tabung Bright Gas 5,5 Kg Per Minggu
Muhammad Fadly A/Tribun
Kedai Del Manggo di bilangan Jl Boulevard Makassar 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gerai Del Manggo yang menjajakan olahan mangga harum manis dan alvokat ternyata sudah menggunakan bright gas sejak pertama kali buka tahun lalu.

Kedai berbentuk ruko, yang awalnya hanya gerobak di bilangan Jl Boulevard Makassar ini ternyata bisa menjual 350 cup per hari.

Sang owner, Adnan Del yang ditemui di kedainya di sela apresiasi UKM pengguna bright gas oleh Pertamina MOR VII Sulawesi bareng Tribun Timur, Kamis (27/9/2018) menuturkan, seminggu bisa pakai 2-3 tabung Bright Gas 5,5 Kg.

"Kenapa milih bright gas, soalnya ketersediaannya terjamin, stok ada terus, mudah di dapat di Alfamart dan Infomaret," katanya.

Saat ini ia fokus menjajakan olahan mangga dan alvukat. Rata-rata per hari habiskan 300 kg mangga harum manis dan 80 kg alvukat.

Harga di kisaran Rp 25 ribu-Rp 35 ribu per porsi.

"Kami punya program bagi ibu yang ngidam mangga. Datang saja ke sini. Kami kasi gratis," katanya.

Unit Manager Communcation & CSR MOR VII M Roby Hervindo mengapresiasi owner Del Manggo dengan memberikan plakat.

Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis.

"Tentunya para pelaku usaha ini dapat menjadi contoh atau role model bagi pelaku usaha lainnya, agar menggunakan LPG non subsidi ataupun beralih dari LPG 3 Kg ke Bright Gas," kata Roby sapaanya.

Program berjalan 3 bulan ke depan, Pertamina menargetkan sebanyak 30 pelaku usaha yang terpilih. Sehingga harapannya, melalui apresiasi berbentuk promosi bisnis akan dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

"Kami berharap, program ini dapat meningkatkan konsumen yang mampu dan tidak berhak menggunakan LPG 3 kg untuk beralih ke LPG non subsidi," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved