Kapolres Jeneponto: Pencuri Melawan Tembak Mati Saja, Kalau Tak Bisa Dibina Ya Dibinasakan

Menurutnya, melumpuhkan pencuri saat melawan polisi adalah hal yang wajar, demi menjaga keamanan polisi saat bertugas.

Kapolres Jeneponto: Pencuri Melawan Tembak Mati Saja, Kalau Tak Bisa Dibina Ya Dibinasakan
HANDOVER
Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto mengaku bakal menindak tegas pelaku pencurian dengan tindak kekerasan yang kerap meresahkan masyarakat. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto mengaku bakal menindak tegas pelaku pencurian dengan tindak kekerasan yang kerap meresahkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan, Hery Susanto saat menggelar konfrensi pers terkait pengungkapan kasus pencurian dengan tindak kekerasan atau begal yang menimpa pengendara perempuan di Kecamatan Batang, sebulan lalu, Kamis (27/9/2018).

"Begal atau curas adalah kejahatan yang menyentuh atau dampaknya lansung dirasakan masyarakat. Makanya kasus seperti ini menjadi perhatian lansung bapak Kapolri (Jendral Tito Karnavian) karena menimbulkan rasa trauma oleh masyarakat," kata Hery.

Dalam kasus itu, pelaku berinisial A terpaksa dilumpuhkan dengan timah pana lantaran hendak mengelabui polisi dengan berpura-pura ingin buang air kecil.

"Untung anggota hanya tembak di kaki, kemarin yang di Makassar itu ditembak mati karena coba melawan petugas," ujarnya.

Menurutnya, melumpuhkan pencuri saat melawan polisi adalah hal yang wajar, demi menjaga keamanan polisi saat bertugas.

"Pencuri yang melawan tembak mati saja tidak apa-apa, karena masih banyak masyarakat Indonesia yang baik-baik. Instilahnya Kasat Binmas kalau tidak bisa dibina dibinasakan," tegas Hery di dampingi Kasat Reskrim AKP Boby Rachman dan Kasat Binmas AKP Syahrul.

Dalam pengungkapan kasus begal itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebilah parang dan handphone rampasan pelaku A.

Polisi juga mengamankan seunti motor Suzuki Shogun yang digunakan pelaku melancarkan aksinya.

Caption: Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto, menggelar konfrensi pers terkait pengungkapan kasus pencurian dengan tindak kekerasan atau begal yang menimpa pengendara perempuan di Kecamatan Batang, sebulan lalu, Kamis (27/9/2018).

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved