Di New York, JK Paparkan 3 Langkah Indonesia Atasi TBC

Kita menghadapi tantangan yang lebih besar dalam memberantas TB karena munculnya TB yang resisten terhadap banyak obat.

Di New York, JK Paparkan 3 Langkah Indonesia Atasi TBC
handover
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri Plenary High-Level Meeting on Fight Against Tuberculosis di Areal Markas Besar PBB, Rabu (26/9/2018). 

Laporan Citizen Reporter

Husain Abdullah-Jubir Wapres RI Jusuf Kalla

WAKIL Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri Plenary High-Level Meeting on Fight Against Tuberculosis di Areal Markas Besar PBB, Rabu (26/9/2018).

Dalam sambutannya Wapres JK mengatakan bahwa Tuberkulosis dapat dicegah dan diobati.

"Kita telah melawan penyakit infeksi ini selama beberapa dekade, tetapi perjuangan masih jauh dari kata usai," ujarnya.

Menurutnya lebih dari lima ribu orang meninggal akibat TB setiap hari. Penyakit ini memperkuat siklus kesehatan yang buruk dan kemiskinan.

Sekarang, kata JK, kita menghadapi tantangan yang lebih besar dalam memberantas TB karena munculnya TB yang resisten terhadap banyak obat.

Oleh karena itu, kata JK, Pertemuan PBB tentang TB yang diadakan pertama kali ini, dinilai sangat tepat. "Kita harus memberikan tanggapan yang kuat dan komprehensif untuk mengakhiri penyakit ini," serunya.

Selama kurang lebih 3 menit di urutan 11 setelah Presiden Republik Togo Essozimna Gnassingbe itu, Wapres JK juga menyoroti tiga poin penting di antaranya, yang pertama, menurutnya setiap negara harus menerapkan secara konkrit, strategi nasionalnya masing-masing untuk mengakhiri TB.

"Kami, Pemerintah Indonesia, telah menyediakan akses yang lebih besar untuk layanan kesehatan yang berkualitas dan pengendalian risiko TB," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved