Nadjib Latandang: Mari Doakan PSSI Tak Kena Sanksi FIFA

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk menghentikan Liga 1 sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Nadjib Latandang: Mari Doakan PSSI Tak Kena Sanksi FIFA
HANDOVER
M Nadjib Latandang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Langkah  Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan PSSI menghentikan Liga1 Indonesia, dinilai akan merugikan status dan progres baik sepak bola Indonesia di mata dunia internasional dan regional dua tahun terakhir.

Pengamat sepakbola nasional sekaligus Eks gelandang  PSM Makassar era 1970 dan 1980-an Nadjib Latandang berharap  langkah kontroversi pemerintah dan PSSI ini tak merusak kiprah timnas di mata otoritas sepak bola dunia, FIFA dan Asia (AFC) yang sudah mulai pulih sejak 2015 lalu.

"Mari kita doakan PSSI dan timnas semoga tak dapat sanksi dari FIFA," kata Nadjib kepada Tribun, saat dimintai komentar, Rabu (26/9/2018) pagi.

Induk olahraga sepak bola PSSI dan pemerintah, Selasa (25/9/2018) kemarin, memutuskan menghentkkan sementara Liga 1 yang sudah memasuki pekan ke-23, akhir September ini.

Menpora Imam Nahrawi dan Edi Ketum PSSI Rahmayadi mengambil Keputusan ini sebagai bentuk keprihatinan PSSI atas tewasnya anggota The Jak Mania, Haringga Sirla, jelang pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Minggu (23/9/2018) malam.

Nadjib yang juga Mantan panasihat Klub PSM Makassar (2005-2010) ini  menyebut, keputusan PSSI ini akan membuat kavakuman klub, terganggunya cash flow keuangan klub, serta efek sosial politik lain di Indonesia.

"Mudah-mudahan langkah Menpora menghentikan Liga 1 selama 2 minggu sudah berkoordinasi dengan PSSI. Jika tidak dan hanya emosi personal, maka  jangan salahkan FIFA jika menganggap ada intervensi Pemerintah dalam liga profesional di Indonesia. Ini amat buruk dan bisa fatal jadinya," ujar Nadjib.

Dia justru berharap, keputusan PSSI dan pemerintah hanya mendiskualifikasi Persib, dan Persija sebagai klub dan pembelajaran ke suporter.

"Sebaiknya Persib DIdiskualifikas minimal 3 tahun dari Liga 1, sebagai pembelajaran juga kepada semua klub, supporter, jangan sanksinya dirasakan semua klub, pengelola dan suporter bola tanah air," ujarnya.

Nadjib sendiri prihatin, dengan insiden di Bandung, akhir pekan lalu. Dia menyebutnya sebagai duka sepak bola indonesia.

Halaman
12
Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved