Pinjaman Kredit Tidak Diproses, Warga Pangkep Melapor ke Polres Maros

Ariyanto melapor lantaran merasa tertipu oleh Awalddin, setelah berkasnya diduga dipalsukan.

Pinjaman Kredit Tidak Diproses, Warga Pangkep Melapor ke Polres Maros
ANSAR
Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Deni Eko. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga jalan Bangau, Tonasa I, Pangkep, Muh Ariyanto (43), mendatangi Mapolres Maros, untuk melaporkan Pegawai Mega Auto Finance, Awaluddin, Senin (24/9/2018).

Ariyanto melapor lantaran merasa tertipu oleh Awalddin, setelah berkasnya diduga dipalsukan.

Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Deni Eko menjelaskan kronologi kasus dugaan penipuan tersebut.

Berawal saat Ariyanto mendapat pesan dari seorang pegawai Bank Mandiri Makassar, Fadli, bahwa kredit yang diajukan pelapor tidak dapat diproses.

"Alasannya, pelapor memiliki tunggakan kredit pada pembiayaan Mega Auto Finance. Sementara pelapor merasa tidak pernah kredit," katanya.

Baca: Rawan Penipuan, Hatta Rahman Imbau Warga Tidak Percaya Calo CPNS

Ariyanto kemudian mendatangi Kantor Mega Auto Finance di jalan Azalea, Maros, untuk konfirmasi mengenai tunggakan tersebut.

Saat tiba, pelapor diladeni oleh Kepala Kantor Mega Auto Finance, Panji. Panji membenarkan, data Ariyanto terdaftar telah melakukan kredit kendaraan.

"Ariyanto ini terdaftar sebagai pemilik kredit motor Yamaha Mio Cw M3 warna hitam dengan DD 6374 EW di kantor Mega Auto Finance," katanya.

Pelapor menyampaikan, tidak pernah melakukan transaksi, apalagi memiliki motor tersebut.

"Ariyanto merasa sangat dirugikan dalam hal ini. Kredit yang diajukan oleh pelapor tidak dapat diproses akibat adanya data pada Mega Auto Finance yg menggunakan identitasnya," katanya.

Setelah itu, Ariyanto datang ke Mapolres Maros untuk melapor dan telah dimintai keterangan awal.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved