Musim Umrah 1440 Hijriyah Dibayangi Regulasi Baru dari Arab Saudi

Penerbangan perdana direct flight dari Makassar-Jeddah mulai 15 Oktober 2018.

Musim Umrah 1440 Hijriyah Dibayangi Regulasi Baru dari Arab Saudi
HANDOVER
Sekretaris DPD Amphuri Sulampua, Nurhayat

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - Musim umrah 1440 Hijriyah mulai dibuka Oktober 2018.

Penerbangan perdana direct flight dari Makassar-Jeddah mulai 15 Oktober 2018.

Namun kali ini, travel penyelenggara umrah dibayangi regulasi baru.

Di antaranya, proses visa yang didahului oleh biometrik dan sidik jari bagi calon jamaah umrah.

Yang kedua adalah visa progresif yang sudah pernah melaksanakan umrah di tahun-tahun sebelumnya.

Belum lagi faktor kurs dollar yang masih kuat terhadap rupiah.

Sekretaris DPD Amphuri Sulampua, Nurhayat mengharapkan animo masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah tidak kendor lantaran adanya regulasi tersebut.

Baca: Umrah Bersama Khalifah Wisata Indonesia Mulai Rp 21,5 Juta

"Kita sementara intensifkan kordinasi dengan stakeholder terkait regulasi baru jelang musim umrah, dan Amphuri sendiri akan membahasnya di Mukernas pada 28-30 September mendatang di Medan," kata Nurhayat, Minggu (23/9/2018).

"Informasi pastinya kita tunggu saja apakah hal tersebut langsung diterapkan di Oktober mendatang atau menunggu kesiapan infrastruktur dan sistemnya," lanjut Nurhayat yang juga Direktur Al Jasiyah Travel.

Kerna jika biometrik jadi dilakukan sebelum proses visa, maka wajib jamaah dari seluruh daerah ke Makassar untuk sidik jari dan foto retina.

Dan kemungkinan ada konsekuensi biaya atas layanan tersebut kepad calon jamaah sebesar 7 hingga 10 dollar per orang.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved