FKM Unhas Ajari Warga Jeneponto Buat Olahan Kelor

Pelatihan diikuti sebanyak 21 orang terdiri dari ibu-ibu PKK, kader dan kelompok tani.

FKM Unhas Ajari Warga Jeneponto Buat Olahan Kelor
HANDOVER
Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar pelatihan pengolahan makanan berbahan baku Kelor di Dusun Embo, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar pelatihan pengolahan makanan berbahan baku Kelor di Dusun Embo, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

Pelatihan diikuti sebanyak 21 orang terdiri dari ibu-ibu PKK, kader dan kelompok tani.

Demikian disampaikan Akmal Novrian S asisten peneliti kelor Ilmu Gizi Unhas, Selasa (18/9/2018) malam.

Selain terkenal dengan kuliner berbahan daging kuda, Jeneponto juga terkenal dengan banyaknya tanaman kelor yang tumbuh.

Bahkan hampir di setiap rumah warga memiliki tanaman kelor.

"Akan tetapi, masih banyak masyarakat di Jeneponto kurang mengetahui cara membudidayakan dan memanfaatkan tanaman kelor ini," kata Prof Veni Hadju, selaku ketua tim peneliti Kelor di jeneponto.

Sebelum pelatihan dimulai, terlebih dahulu para peserta diberikan edukasi terkait manfaat kelor.

Kelor sangat banyak manfaatnya bahkan WHO menjuluki nya sebagai “Miracle of tree” pohon keajaiban.

Di antaranya menaikkan status gizi ibu hamil, menaikkan berat badan anak yang lahir, memperbanyak volume ASI, mencerdaskan anak, mengurangi nyeri haid bagi remaja putri dan mengobati penyakit kanker, diabetes, hipertensi dan kolesterol.

Warga yang yang menjadi peserta juga sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pelatihan tersebut.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved