Pertamina Bekali Skill hingga Beri Pekerjaan 18 Warga di Dua kelurahan

Tamalaba dan Pattingalloang di Kecamatan Ujung Pandang Makassar. Keduanya telah menjadi percontohan Kampung Safety Pertamina

Pertamina Bekali Skill hingga Beri Pekerjaan 18 Warga di Dua kelurahan
abdiwan/tribuntimur.com
PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi menggelar pelatihan bagi 18 masyarakat di Kelurahan Tamalaba dan Kelurahan Pattingalloang yang digelar di kantor TBBM Jl Hatta Makassar, Kamis (13/9/2018). Pelatihan bagi warga percontohan Kampung Safety Pertamina ini bertujuan untuk mengedukasi dan menyediakan sistem tanggap darurat bencana dan pencegahan kebakaran. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi menggelar pelatihan bagi 18 masyarakat dari dua kelurahan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Jl Hatta Makassar, Kamis (13/9/2018).

Kedua kelurahan tersebut yakni, Tamalaba dan Pattingalloang di Kecamatan Ujung Pandang Makassar. Keduanya telah menjadi percontohan Kampung Safety Pertamina sejak April 2017.

Sebelumnya, Program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana kebakaran ini, berhasil melahirkan 30 kader Safetyman.

Untuk peningkatan program, Pertamina MOR VII mengadakan pelatihan selama dua hari dan menyerahkan peralatan perawatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi 8 kader Safetyman Tamalaba dan 10 kader dari Pattingalloang.

Pelatihan dibuka Pjs Operation Head TBBM Sjamsir dan Unit Manager Communcation & CSR MOR VII M Roby Hervindo.

Roby usai pembukaan menuturkan, sebelumnya Pertamina telah memberi pelatihan terkait penanganan kebakaran berupa fire drill dan basic life support. Di samping itu, Pertamina juga sudah membekali paket safety signage dan APAR serta Alat Pelindung Diri (APD) bagi para kader Safetyman.

"Jadi para kader nantinya akan mempunyai penghasilan dari usaha pengisian dan perawatan APAR yang mana konsumennya berasal dari TBBM Makassar dan MOR VII," katanya.

Dalam pelatihan ini, peserta diberikan teori APAR dan pemeliharaannya, serta pelatihan teknis pemeliharaan APAR jenis powder oleh pemateri dari lisensor ANSUL Indonesia, PT Maste Daya.

Usai pelatihan ini, para peserta juga akan difasilitasi untuk pembentukan kelompok usaha jasa pemeliharaan APAR, pemberian bantuan peralatan dan fasilitas pendukung, serta pendampingan kelompok.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved