Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Puluhan Siswa SMP Se-Makassar Ikuti Lomba Resensi Buku

Digelar Dinas Perpustakaan Kota Makassar di Hotel Continent Centrepoint, Makassar.

Penulis: Jumadi Mappanganro | Editor: Jumadi Mappanganro
Sumber Dinas Perpustakaan Kota Makassar
Peserta Lomba Resensi Buku yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Makassar di Hotel Continent Centrepoint, Jl Adhyaksa, Kota Makassar, Kamis (13/9/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puluhan siswa dari berbagai SMP dan madrasah tsanawiyah se-Kota Makassar mengikuti Lomba Resensi Buku, Kamis (13/9/2018).

Bertempat di Hotel Continent Centrepoint, Jalan Adhyaksa No 15, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Makassar ini mengangkat tema Menumbuhkan Budaya Literasi dengan Cinta Membaca.

lomba resensi buku
lomba resensi buku ()

Humas Dinas Perpustakaan Kota Makassar Tulus Wulan Juni  (39) mengatakan, lomba ini digelar dalam rangka meningkatkan kegemaran membaca di kalangan pelajar.

“Sekaligus dalam dalam rangka memeringati Bulan Gemar Membaca Tahun 2018,” jelasnya di sela-sela lomba.

Lomba ini juga bertujuan mengasah kemampuan pelajar membaca sekaligus memberi penilaian/apresiasi atas karya buku.

"Kegiatan ini juga bagian dari program pemerintah mewujudkan Makassar Gemar Membaca," jelas peraih Silver Price Consal Oustanding Librarian Award ke-16 pada 2015 di Bangkok ini.

Lomba yang telah rutin digelar sekali setahun ini dibuka Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar Andi Siswanta.

lomba resensi buku
lomba resensi buku ()

Pada lomba ini, peserta diberi kesempatan meresensi satu dari dua judul buku yang disediakan panitia.

Buku yang diresensi, pertama berjudul Narkoba Perpendek Umur Manusia - Catatan Keprihatinan dan Mawas Diri. Ditulis Andi Baso Tancung.

Buku kedua berjudul, Makassarku, Makassarmu, Makassarta Semua. Karya Bahrul Ulum Ilham.

Masing-masing peserta diberi waktu dua jam untuk membaca dan meresensi salah satu judul buku.

Kali ini, peserta tak lagi menulis hasil resensinya di atas kertas. Melainkan ditulis menggunakan laptop yang dibawa masing-masing peserta.

Hasil resensi peserta dinilai tiga juri dengan latarbelakang beragam: Adi Wijaya (penulis dan editor buku), Yuliana (tentor bahasa Indonesia Lembaga Bimbingan Belajar Primagama Makassar) dan Jumadi Mappanganro (jurnalis).

Sebelum lomba, peserta telah mengikuti technical meeting di Perpustakaan Kota Makassar, Senin (10/9/2018) lalu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved