Tiga Bacaleg Sebar Logo Partai dan Nomor Urut di Grup Whatsapp, Bawaslu Sulsel: Itu Sudah Citra Diri

Unsur citra diri sesuai pasal 1 ayat 35 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yaitu, memasang logo dan atau nomor urut partai di tempat umum.

Tiga Bacaleg Sebar Logo Partai dan Nomor Urut di Grup Whatsapp, Bawaslu Sulsel: Itu Sudah Citra Diri
HANDOVER
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Sawaluddin Arief. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 baru akan dimulai pada 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

Karena itu, partai politik (parpol) peserta pemilu dilarang melakukan aktivitas yang mengandung unsur pencitraan.

Unsur citra diri yang dimaksud sesuai pasal 1 ayat 35 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yaitu, memasang logo partai dan atau nomor urut partai di tempat-tempat umum.

Salah satu bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang memasang logo partainya, nomor urut, lengkap dengan daerah pemilihannya menccaleg, adalah Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Sawaluddin Arief.

Bahkan dalam foto yang ia sebar di salah satu group Whatsapp di Makassar, bakal calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dan Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Idris Manggabarani turut tercantum fotonya.

Hal sama dilakukan Bacaleg Partai Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai yang lebih awal memposting fotonya lengkap dengan logo partainya di group yang sama.

Tidak lama kemudian, di group sama, Nasran Mone juga mengirimkan foto. Dalam foto itu, terdapat logo Partai Perindo lengkap dengan nomor urut parpol dan nomor urutnya.

Haya saja, Risman tidak menuliskan caption foto yang ia kirim. Beda halnya dengan Sawaluddin dan Nasran Mone yang menulis beberapa kelimat.

"Ini contoh baliho bisa pesan dapat potongan 70 % dari harga normal," tulis Sawaluddin Arief, Senin (10/9/2018).

"Ini contoh stiker..jika ada yang mau pesan yang gabung di group ini di discound 30 %," tulis Nasran Mone sesaat usai memposting foto yang ia kirim di group itu.

Terkait tiga postingan diatas, Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad mengatakan bahwa sampai saat ini, belum ada calon anggota DPR/DPRD provinsi dan kabupaten/kota yang ditetapkan.

"Tetapi penggunaan logo dan nomor urut partai secara akumulatif, bisa dimaknai citra diri, dan itu dianggap telah melakukan (partai) kampanye di luar jadwal," tegas Saiful, Senin (10/9/2018). (*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved