Liga 1 2018

Jadwal Persib vs Arema FC: Bicara Insiden Berdarah di Kanjuruhan, Mario Gomez akan Lakukan Ini

Saat ini, terhitung Arema merupakan tim yang paling banyak menyumbangkan pemain ke timnas

TRIBUN-TIMUR.COM-- Masih hangat diingatan Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez mengalami peristiwa nahas di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018. 

Kala itu, Mario Gomez mendapat luka di kepala akibat terkena lemparan benda keras dari oknum suporter Arema, yang mengamuk dan masuk ke Stadion seusai laga Persib melawan Arema FC yang berakhir imbang 2-2. 

Kamis 13 September 2018, Maung Bandung akan kembali bentrok dengan Singo Edan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pelatih asal Argentina itu mengaku tak menyimpan rasa dendam dan sudah melupakan peristiwa yang menimpanya. 

Menurut Mario Gomez, saat ini lebih baik ia memilih fokus pada persiapan timnya yang hanya memiliki waktu kurang dari satu pekan. Sebab, ia tak ingin timnya kehilangan poin bermain di kandang.

"Dendam? No, dendam bukanlah ciri dari saya pribadi. Saya sudah melupakan kejadian itu dan hanya ingin fokus untuk menang di pertandingan nanti. Itu hanya akan diingat sebagai salah satu pengalaman di dunia kepelatihan saya," ujar Mario Gomez, seusai latihan di Stadion Sport Jabar Arcamanik, kemarin. 

Mario Gomez pun mengimbau kepada Bobotoh agar tak membalas dendam ke Arema FC soal peristiwa pada putaran pertama Liga 1 yang menimpanya.

Dia berharap suporter Persib bisa jadi panutan dengan memberikan contoh yang baik bagi suporter tim lain

Kehilangan Pilar

Laga Persib Bandung vs Arema FC tanggal 13 September 2018 mendatang, kemungkinan tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain pilar dari kedua tim.

Laga ujicoba internasional tersebut sangat mepet dengan laga lanjutan Liga 1 2018.

Sebab, laga keduanya berdekatan dengan laga Timnas Indonesia vs Mauritius pada Selasa (11/9/2018).

 Saat ini, terhitung Arema merupakan tim yang paling banyak menyumbangkan pemain ke timnas.

Ada empat pemain Arema yang dipanggil untuk mengikuti seleksi, diantaranya ialah Dedik Setiawan, Bagas Adi, Hanif Sjahbandi dan Alfin Tuasalamony.

Sedangkan Persib Bandung hanya ada nama Febri Hariyadi saja yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Senior.

Pemanggilan tersebut merupakan ajang seleksi dari Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2018 nanti.

Jika seandainya pemain yang dipanggil timnas tersebut dipaksa untuk bermain, maka akan menjadi hal sangat riskan.

Sebab, tempo dari laga Persib Bandung vs Arema FC Malang akan berlangsung panas.

Kedua tim merupakan Rival sesama tim biru yang ada di Liga 1 2018.

Belum lagi faktor kelelahan nanti yang akan menjadi momok dari para pemain timnas dari kedua tim.

Jika memang tidak jadi dimainkan, tentu akan menjadi boomerang tersendiri juga bagi tim Arema FC.

Sebab empat pemainnya dipanggil oleh Timnas Indonesia.

Pelatih Milan Petrovic harus membuat strategi jitu di lini belakang.

Sebab pemain yang dipanggil ke Timnas dua diantaranya berasal dari posisi bek kanan dan bek kiri.

Sebelumnya kondisi Arthur Cunha masih beresiko jika diturunkan melawan Persib Bandung.

Sementara Purwaka Yudhi juga mengalami cidera.

Kemungkinan Pelatih asal Slovenia tersebut akan memaksimalkan pemain mudanya seperti Jayus Hariono.

"Untuk saat ini mungkin hanya itu satu-satunya solusi kami. Kami tidak punya pilihan lain dengan beberapa pemain absen," ucap Milan ketika ditemui SuryaMalang.com (31/8/2018).

Sementara itu, dengan dipanggilnya Striker Arema Dedik Setiawan ke Timnas Indonesia merupakan pengalaman pertama bagi pemain bernomor punggung 27 itu.

Dedik mengaku tidak menyangka jika dirinya mendapat panggilan untuk menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia.

"Kaget juga mas dipanggil Timnas (Indonesia), Ini pertama buat saya," ujar Dedik pada SURYAMALANG.COM, Kamis (6/9/2018).

Pemain asal Dampit kabupaten Malang itu berharap bisa memanfaatkan kesempatan emas ini untuk bisa menunjukkan penampilan terbaik saat bertanding dalam balutan jersey Timnas Indonesia.

Ia berharap dan siap mendapatkan debut manis bersama Timnas Indonesia.

"Semoga bisa mendapatkan kesempatan bermain di Timnas, Mohon Doanya," ucap Dedik.

Gomez Kenang Peristiwa Berdarah di Kanjuruhan

Masih hangat diingatan Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez mengalami peristiwa nahas di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018. 

Kala itu, Mario Gomez mendapat luka di kepala akibat terkena lemparan benda keras dari oknum suporter Arema, yang mengamuk dan masuk ke Stadion seusai laga Persib melawan Arema FC yang berakhir imbang 2-2. 

Kamis 13 September 2018, Maung Bandung akan kembali bentrok dengan Singo Edan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pelatih asal Argentina itu mengaku tak menyimpan rasa dendam dan sudah melupakan peristiwa yang menimpanya. 

Menurut Mario Gomez, saat ini lebih baik ia memilih fokus pada persiapan timnya yang hanya memiliki waktu kurang dari satu pekan. Sebab, ia tak ingin timnya kehilangan poin bermain di kandang.

"Dendam? No, dendam bukanlah ciri dari saya pribadi. Saya sudah melupakan kejadian itu dan hanya ingin fokus untuk menang di pertandingan nanti. Itu hanya akan diingat sebagai salah satu pengalaman di dunia kepelatihan saya," ujar Mario Gomez, seusai latihan di Stadion Sport Jabar Arcamanik, kemarin. 

Mario Gomez pun mengimbau kepada Bobotoh agar tak membalas dendam ke Arema FC soal peristiwa pada putaran pertama Liga 1 yang menimpanya.

Dia berharap suporter Persib bisa jadi panutan dengan memberikan contoh yang baik bagi suporter tim lain

Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved