Pemilu 2019

Gara-gara Menstruasi, Bacaleg PBB Dapil 1 Palopo Digugurkan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo menolak seluruh gugatan Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palopo.

Gara-gara Menstruasi, Bacaleg PBB Dapil 1 Palopo Digugurkan
HANDOVER
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo menolak seluruh gugatan Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palopo. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo menolak seluruh gugatan Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palopo.

Seluruh Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) PBB dapil 1 digugurkan oleh KPU Palopo karena tidak memenuhi kuota keterwakilan perempuan.

Pembacaan putusan ditolaknya gugatan PBB, dilakukan oleh Majelis Sidang Ajudikasi Bawaslu Kota Palopo Asbudi Dwi Saputra, Jumat (31/8 2018).

Asbudi Dwi Saputra, menjelaskan, Besse Nur SP salah satu bacaleg PBB telah melewati batas waktu perbaikan berkas Bacaleg, yang berakhir 31 Juli 2018 pukul 24.00 WITA.

Besse juga disebutkan terlambat mengurus berkas surat keterangan bebas narkoba, karena alasan saat itu ia sedang menstruasi, sehingga tidak dapat menjalani tes urine.

Selain itu, Besse juga terlambat memasukkan surat keterangan tidak sakit jiwa, bebas narkoba, jasmani, SKCK, tidak sedang terpidana, dan tidak sedang hak pilihnya.

“Dengan melihat fakta persidangan, majelis memutuskan untuk menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Asbudi Dwisaputra.

Asbudi mempersilahkan, jika pemohon tidak puas, pemohon bisa mengajukan koreksi ke Bawaslu Provinsi Sulsel.

Sidang ajudikasi di Bawaslu Palopo ini dipimpin majelis sidang ajudikasi Asbudi Dwisaputra sebagai ketua, dan didampinggi anggota majelis Ahmad Ali dan St Aisyah. Juga diikuti pihak pemohon Mustamar, dan termohon dari KPU Rahmansyah.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved