Ini Langkah Bea Cukai LPEI Hadapi Tantangan Ekspor di Kawasan Indonesia Timur

Harga komoditas sektor energi menunjukkan penguatan sementara komoditas non-energi justru berada pada tren menurun di pasar global.

Ini Langkah Bea Cukai LPEI Hadapi Tantangan Ekspor di Kawasan Indonesia Timur
abdiwan/tribuntimur.com
Kiri ke kanan, Bambang Adi W. (Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian), Arlinda (Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag / Anggota Dewan Direktur LPEI), Heru Pambudi (Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu), Indra Wijaya Supriadi (Direktur Pelaksana II LPEI) di sela jumpa pers Business Talk di salah satu hotel di Jl Andi Djemma Makassar, Kamis (30/8/2018). 

Kemudian diharapkan bisa mengatasi hambatan/kendala/dinamika para pelaku usaha ekspor di KTI utamanya hambatan mengenai ekspor dan impor.

Baca: Buah Markisa Seberat 0,5 Ton Asal Jeneponto Diekspor ke Singapura

Secara khusus, temu usaha yang berbalut diskusi panel dan mimbar interaktif itu diharapkan mampu mewujudkan dukungan LPEI terhadap perdagangan internasional, khususnya pengembangan ekspor di KTI.

Direktur Pelaksana II LPEI Indra Wijaya Supriadi mengatakan, pelaksanaan temu usaha menjadi bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kapasitas pelaku ekspor di kawasan timur Indonesia agar dapat melakukan ekspor dan bersaing di pasar global.

"Ke depan, LPEI optimistis kontribusi yang dapat diberikan untuk pelaku usaha di Kawasan Timur Indonesia dapat terus ditingkatkan," katanya.

Dan strateginya adalah melalui kerja sama/kemitraan kelembagaan, baik dengan Kementerian/Lembaga terkait maupun dengan asosiasi/organisasi lainnya.

Sehingga tercipta sinergi yang diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan kapasitas pelaku ekspor khususnya sektor UKME untuk lebih bersaing di pasar global. (*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved