Murid SDIT Alhikmah Maros Berkurban Dua Sapi dan Kambing

Murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alhikmah, Maccopa, Maros, berkurban sapi dan kambing dalam rangka Iduladha 1439 H, Jumat (24/8/2018).

Murid SDIT Alhikmah Maros Berkurban Dua Sapi dan Kambing
HANDOVER
Murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alhikmah, Maccopa, Maros, berkurban sapi dan kambing dalam rangka Iduladha 1439 H di halaman sekolahnya. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alhikmah, Maccopa, Maros, berkurban sapi dan kambing dalam rangka Iduladha 1439 H, Jumat (24/8/2018).

Dua ekor sapi dan dua kambing tersebut dibeli setelah sejumlah murid dan guru berinfaq. Dana tersebut terkumpul sebelum dilakukannya salat Iduladha, Rabu lalu. Kurban baru digelar, lantaran dua hari sebelumnya, murid diliburkan.

Kepala SD SDIT Alhikmah, Tismah mengatakan, sembeli hewan kurban tersebut merupakan agenda tahunan murid. Masing-masing murid menyisihkan uang jajannya untuk membeli sapi dan kambing.

"Alhamdulillah, tahun ini SDIT Alhikmah kembali berkurban dua ekor sapi dan dan dua kambing. Dana pembelian hewan kurban, merupakan gabungan infaq dari murid dan guru," kata Tismah.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengajarkan murid terang berbagi melalui kurban kepada warga yang membutuhkan.

Selain itu, guru juga menyampaikan sejarah kurban kepada murid. Hal tersebut merupakan salah satu pembelajaran dalam pendidikan Agama Islam.

"Kami mengajarkan kepada anak, mengenai kurban. Semua anak setuju untuk berinfaq demi membeli sapi dan kambing. Pengetahuan agama, harus ditanamkan ke anak sejak dini," katanya.

Daging kurban tersebut kemudian dibagikan ke warga sekitar sekolah. Seorang warga, Hasna mengaku senang dan terharu telah mendapatkan daging sapi dari murid SD Islam Terpadu. Daging tersebut diantar langsung oleh murid.

Setiap tahun, Hasna mendapat pembagian daging dari murid. Dia berharap, sekolah lain, juga melakukan hal yang sama, seperti SDIT Alhikmah.

"Saya senang mendapat daging dari anak-anak. Semoga penyembelihan atau kurban sapi, dapat tertanam dibenak anak. Sehingga, jika mereka sudah besar, tetap berlomba untuk berkurban," katanya.

Dia juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah mengajarkan anak didiknya, dengan pengetahuan berkurban. Tidak semua sekolah di Maros, mampu melakukan hal tersebut.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved