Dosen Unibos Ajari Warga Desa Bune Bone Buat Pakan Ternak

Pendampingan ini dilakukan oleh Dr Haeruddin Saleh bersama Rafiuddin dari Fakultas Ekonomi Unibos dan Dr Sri Firmiati

Dosen Unibos Ajari Warga Desa Bune Bone Buat Pakan Ternak
munawwarah/tribuntimur.com
Pendampingan ini dilakukan oleh Dr Haeruddin Saleh bersama Rafiuddin dari Fakultas Ekonomi Unibos dan Dr Sri Firmiati 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Sebagai salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat, dosen Universitas Bosowa (Unibos) melakukan pendampingan kelompok ternak.

Pendampingan ini dilakukan oleh Dr Haeruddin Saleh bersama Rafiuddin dari Fakultas Ekonomi Unibos dan Dr Sri Firmiati dari Fakultas Pertanian Prodi Peternakan Unibos.

Pendampingan yang dilakukan selama seminggu ini rencananya akan diteruskan hingga tiga tahun kemudian. Pendampingan kelompok ternak ditujukan untuk membimbing para anggota kelompok ternak Desa Bune, Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Kelompok ternak yang dibimbing mencakup tiga kelompok yang dikhususkan pada ternak sapi.

"Pendampingan dilakukan mulai dari peningkatan potensi peternakan baik kompetensi teknik maupun manajerial,"kata Haeruddin dalam siaran persnya, Jumat (23/8/2018) malam.

Dari sisi pendampingan teknik ternak, dosen Unibos membimbing terkait cara beternak yang baik dan bagaimana membuat pakan ternak dengan memanfaatkan limbah pertanian juga termasuk membuat kandang sapi percontohan yang sesuai dengan standar agar tidak merusak ekosistem dan keberlangsungan hidup ternak sapi tersebut. Sedangkan dari sisi manajerial, dosen Unibos memberikan bimbingan terkait bagaimana mengelolah usaha peternakan hingga proses penjualan. Termasuk cara perolehan permodalan.

Menurut Dr Haeruddin juga selaku koordinator tim mengungkapkan alasan memilih Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone sebagai desa mitra untuk dilaksanakannya pendampingan ternak.

“Kami memilih daerah tersebut karena memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang melimpah dan memadai sehingga dapat kami berikan pengembangan. Selain itu, wilayah ini juga termasuk salah satu daerah penghasil ternak sapi terbesar di Kabupaten Bone. Hanya permasalahan terjadi karena sebagian masyarakat masih belum mengelolah ternak dengan baik sehingga dampak yang ditimbulkan mulai bermunculan dari sisi lingkungan dan dari segi sosial,"kata Haeruddin.

Dosen Fakultas Ekonomi ini juga menambahkan jika pendampingan yang dilakukan melalui seminar ini juga diteruskan dengan praktik lapangan agar dapat melihat hasil yang berbeda dari teknik ternak yang terstruktur dan yang masih sesuai dilakukan masyarakat daerah tersebut.

Selain mendampingi tiga kelompok ternak sapi, tim dosen Unibos juga bekerjasama pemerintah daerah setempat, Dinas Peternakan Kabupaten Bone.

Kepala Desa Bune, Ir Herawati berharap kegiatan serupa terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat di Bune sehingga kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan memberikan perkembangan seiring dengan pendampingan ini,"kata Herawati.

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved