Usai Bongkar Mahar Rp 500 M Sandiaga Uno, Andi Arief Sindir Puan Maharani Lari dari Tugas Negara

Politisi Demokrat, Andi Arief, memberikan sindirian kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani

Usai Bongkar Mahar Rp 500 M Sandiaga Uno, Andi Arief Sindir Puan Maharani Lari dari Tugas Negara
Andi Arief dan Puan Maharani 

Ruhut Sitompul mengaku tahu betul sosok Andi Arief sebagai mantan aktivis 98 yang berani dan tegas.

 

Mantan anggota DPR RI ini juga mendesak Andi Arief agar bisa blak-blakan mengungkap dugaan mahar politik Rp 500 miliar itu.

Baca: UPDATE Perolehan Medali Asian Games 2018 Kamis Pukul 13.00 Wib, Posisi Indonesia Diancam Thailand

Lebih lanjut Ruhut menilai pemanggilan Andi Arief oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu ibarat buah simalakama.

"Sahabat saya Andi Arief dipanggil Bawaslu tolong patuh, walaupun seperti buah simalakama, enggak dimakan bapak mati, dimakan bapak mati," papar Ruhut Sitompul.

Sebelumnya, Andi Arief mengaku siap menjadi saksi saat akan dipanggil Bawaslu

"Siap (menjadi saksi) dong," kata Andi, dilansir TribunWow.com dari Kompas.com Senin, (20/8/2018).

Namun, Andi mengaku belum tahu bisa menghadiri panggilan tersebut siang Senin, (20/8/2018) ini atau tidak.

"Saya belum baca surat panggilannya, baru tahu siang ini ada panggilan Bawaslu. Suratnya Ada di DPP (Partai Demokrat) katanya dikirim Sabtu lalu," kata Andi.

Baca: 2 Jam Sebelum Berakhir Jokowi Ungguli Prabowo di Polling Twitter Fadli Zon, Ternyata ini Penyebabnya

Sebelum mendatangi Bawaslu untuk menjadi saksi, Andi ingin lebih dulu membaca isi surat tersebut.

"Saya mau baca dulu surat itu. Prinsipnya kalau untuk kebaikan saya akan hadir kapan saja," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved