Warga Sinjai Keluhkan Vaksin DPT Habis di Seluruh Puskesmas

Atas habisnya obat vaksin tersebut, anak Abd Rivai yang sudah berumur empat bulan belum diimunisasi untuk bulan ke tiga.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
Petugas Kesehatan Sinjai melakukan vaksin MR kepada salah seorang murid di Sinjai beberapa hari lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Warga di Kabupaten Sinjai mengeluhkan tidak tersedianya obat vaksin imunisasi jenis Difteri Pertusis dan Tetanus (DPT) di seluruh pelayanan di pelayanan pusat kesahatan di Sinjai.

Tidak tersedianya stok vaksin tersebut sejak bulan lalu hingga saat ini menyebabkan seluruh anak balita warga saat ini belum mendapatkan vaksin. Atas kondisi tersebut membuat warga resah di Sinjai.

"Kami dari warga mempertanyakan ke Dinas Kesehatan apa penyebabnya sehingga tidak pernah dilakukan imunisasi DPT. Ini sudah bulan ke tiga belum ada imunisasi di Puskesmas Balangnipa," kata Abd Rivai seorang orang tua balita di Kelurahan Balangnipa Sinjai, Minggu (19/8/2018).

Atas habisnya obat vaksin tersebut, anak Abd Rivai yang sudah berumur empat bulan belum diimunisasi untuk bulan ke tiga. Dan saat ini sudah masuki bulan ke empat untuk jadwal imunisasi, katanya.

Dia berharap agar Dinas Kesehatan di Sinjai dapat memenuhi obat vaksin untuk anak umur balita. Dan memantau ketersediaan untuk seluruh puskesmas di Sinjai. Abd Rivai saat ini merasa khawatir jika kedepannya anaknya tidak diimunisasi saat berumur masih balita, maka rentan terkena penyakit. 

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Sinjai A Suryanto Asapa menjelaskan bahwa terkait keluhan warga tersebut dibenarkan jika saata ini vaksin sedang habis saat ini.

"Jadi penting kami jelaskan sebagai pelaksana kesehatan di Sinjai bahwa sementara ini stok vaksin DPT sudah habis sejak tiga bulan lalu dikarenakan stok dari Provinsi juga sudah tidak ada," kata Suryanto.

Dia menyampaikan bahwa sementara ini Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan juga sementara menunggu dari pusat.

Mantan Direktur RSUD Sinjai ini mengungkapkan bahwa bukan hanya Puskesmas Balangnipa yang kehabisan stok obat vaksin tetapi ada 16 Puskesmas di Sinjai secara keseluruhan juga mengalami hal yang serupa dan keseluruhan di Puskesmas di Sulsel juga tidak tersedia.

" Jika pun ada Puskesmas yang lain melakukan, mungkin hanya sisa stok yang dihabiskan, sampai dengan hari ini provinsi belum mendapatkan kiriman dari pusat utk vaksin DPT," katanya.

Untuk sementara kata Suryanto agar kesehatan anak balita warga bisa menjaga kesehatan terutama asupan gizi dan menjaga kondisi lingkungan yang sehat. Dia mengatakan bahwa menurut penjelasan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan pengadaan obat vaksin itu baru diadakan September mendatang, jelasnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved