Tunggu NA Dilantik, DPRD Bulukumba Tunda Pembahasan Usulan Perubahan RPJMD

Lebih baik menunggu pelantikan gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih, lalu kemudian membahas RPJMD tersebut.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
firki/tribunbulukumba.com
Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Usulan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, belum mendapat kepastian.

Pasalnya, usulan Bappeda tersebut belum dapat disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba.

Saat ditemui TribunBulukumba.com, Sabtu (18/8/2018), Ketua DPRD Bulukumba Andi Hamzah Pangki membeberkan alasannya.

Menurut Ketua DPD II Golkar Bulukumba itu, pihaknya tidak ingin kerja dua kali. Selain hanya buang-buang waktu, juga hanya membuang-buang anggaran.

Hamzah mengaku lebih baik menunggu pelantikan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih, Nurdin Abdullah lalu kemudian membahas RPJMD tersebut.

Baca: Naskah Akademik Jadi Acuan Penyusunan RPJMD Parepare

Baca: Setelah Delapan Bulan, Ranperda RPJMD Takalar Akhirnya Disetujui

Pasalnya, bisa jadi akan ada perubahan peraturan terkait hal tersebut dalam kepemimpinan gubernur baru nantinya.

Sehingga pihaknya menilai, penundaan pembahasan RPJMD merupakan jalan terbaik saat ini dan juga tak melanggar peraturan.

Hamzah mengaku langkahnya sudah tepat, sebagaimana telah diatur dalam UU No 25 tahun 2010, tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dan UU 23 tahun 2014 Tetang pemerintahan daerah.

"Kami hanya tunda. Kalau sudah dilantik terus ada peraturan baru. Berarti kita harus bahas ulang lagi dong. Dan ini buang-buang waktu dan juga anggaran. Apa lagi sekarang kita defisit," katanya.

Dalam Rapat Pembahasan Ranperda Pertanggunjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017, di ruang komisi B DPRD Bulukumba, Plt Kepala Dinas Bappeda Muh Ali Saleng menegaskan, sangat penting dilakukan perubahan RPJMD.

Pasalnya, kata Ali Saleng, jika tak dilakukan perubahan, maka akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah.

Namun, mantan Sekretaris DPRD Bulukumba itu mengaku tetap menerima keputusan DPRD jika jalan tersebut memang menjadi pilihan terbaik.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved