Tunggu Keputusan MUI, Dinkes Barru Hentikan Imunisasi MR

Lebih lanjut Hasnah mengatakan, imunisasi MR untuk para murid SDN di Barru ditunda hingga keluar surat resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Tunggu Keputusan MUI, Dinkes Barru Hentikan Imunisasi MR
Akbar
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Barru, Hasnah Syam Mars 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Pelaksanaan imunisasi atau pemberian vaksin Measles Rubella (MR) untuk para anak-anak atau murid SDN di Kabupaten Barru belum sepenuhnya merata.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Barru, Hasnah Syam Mars, imunisasi MR tersebut sempat dilaksanakan namun saat ini dihentikan.

Hal itu lantaran adanya informasi bahwa imunisasi MR tersebut bertentangan dengan hukum Islam.

"Waktu imunisasi MR dilaksanakan serentak 1 Agustus kemarin kita juga sempat lakukan, tapi sekarang dihentikan dulu karena hukumnya belum jelas. Ada kabar katanya itu haram," kata Hasnah Syam kepada TribunBarru.com, saat ditemui di halaman Rujab Bupati Barru, Selasa (7/8/2018).

Lebih lanjut Hasnah mengatakan, imunisasi MR untuk para murid SDN di Barru ditunda hingga keluar surat resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kita tunggu dulu apa hasilnya dari MUI, kalau tidak ada unsur haram di dalamnya maka kita kembali laksanakan imunisasi MR tersebut," ujarnya.

Istri dari Bupati Barru itu menyebutkan, hingga saat ini masih ada sejumlah murid yang belum diimunisasi MR.

"Soal jumlahnya saya tidak tahu pasti, tapi yang jelas beberapa sekolah belum sempat diimunisasi muridnya. Kita masih tunggu informasi pasti dari MUI soal hukum imunisasi MR itu," tuturnya.

Hasnah menambahkan, penghentian imunisasi MR tersebut juga sudah disampaikan ke petugas Puskesmas-puskesmas di Barru.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved