Sebelum Beri Vaksin MR ke Siswa, Dinkes Bantaeng Pilih Koordinasi dengan Kepala Sekolah

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bantaeng, Armansyah mengatakan bahwa kampanye imunisasi pun akan terus dilakukannya.

Sebelum Beri Vaksin MR ke Siswa, Dinkes Bantaeng Pilih Koordinasi dengan Kepala Sekolah
HANDOVER
Suasana imunisasi MR di Bantaeng.

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG -
Dinas Kesehatan Bantaeng tetap melakukan imunisasi Measles dan Rubella (MR) meski ada beberapa pihak yang menolak anaknya diimunisasi.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bantaeng, Armansyah mengatakan bahwa kampanye imunisasi pun akan terus dilakukannya.

"Kampanye imunisasi MR tetap kami lakukan, begitupun dengan imunisasi hingga akhir September 2018," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Selasa (7/8/2018).

Dia menjelaskan bahwa meskipun telah terjadwal, tetapi sebelum melakukan imunisas terlebih dulu berkoordinasi dengan pihak sekolah.

Bila pihak sekolah setuju maka akan langsung diimunisasi, namun jika ada yang menolak maka akan dijadwalkan ulang lagi.

"Kami koordinasi dulu, jika menolak maka kami akan jadwalkan ulang, sebab jadwalnya kan hingga akhir September 2018," tuturnya.

Selain itu, Dinkes Bantaeng juga mengikuti surat edaran yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek.

Pada surat edaran itu berisi beberapa poin, seperti anjuran untuk melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka soal MR.

Juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menunggu terbitnya fatwa MUI tentang imunisasi MR, hingga akhir September 2018. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved