Tas Diikat di Bangku, Pelajar SMPN 1 Bontonompo Gowa Dipukul Teman Sendiri
Dari keterangan Kanit Reskrim Ipda Nurman tindakan kekerasan itu dikarenakan pelaku FA marah tasnya diikat oleh MA di bangku kelas.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Aksi kekerasan antar pelajar terjadi di SMPN 1 Bontonompo, Kamis (2/8/2018).
Dari keterangan Kanit Reskrim Ipda Nurman tindakan kekerasan itu dikarenakan pelaku FA marah tasnya diikat oleh MA dibangku kelas.
"Ini pelaku awalnya mau berdiri dari bangkunya tapi tasnya diikat dibangku oleh korban MA. Jadi ketika pulang sekolah, pelaku ini menghadang korban dan memukulnya," ujarnya.
Akibat kejadian itu korban harus dilarikan ke puskesmas.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Ipda Nurman kemudian mengambil tindakan dengan melakukan problem solving atau mencari tahu penyebab permasalahannya.
"Sekalipun ini kesalahpahaman antar pelajar yang berujung tindak kekerasan, kami tetap segera mengambil tindakan agar kejadian tersebut tidak berkembang yang dapat menimbulkan permasalahan baru," ujarnya.
Menurutnya tindakan ini sesuai dengan petunjuk Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga agar setiap permasalahan yang terjadi para personil bisa mengambil tindakan penanganan yang cepat dan tepat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kanit-res-polsek-bontonompo-ipda-nurman-melakukan_20180803_133546.jpg)