Menara Miring Al Markaz Maros Diganti Baja, Kadis PU: Itu Sudah Sesuai Petunjuk Polres

Menara yang baru hanya menggunakan baja, supaya kualitasnya dan ketahanannya lebih maksimal.

Menara Miring Al Markaz Maros Diganti Baja, Kadis PU: Itu Sudah Sesuai Petunjuk Polres
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Manara miring masjid Al Markaz Maros, diganti dengan besi baja setelah rubuh pada tahun 2017 lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros, Alfian Amri menanggapi sorotan Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, terkait pembangunan ulang menara Masjid Al Markaz, Kamis (2/8/2018).

Pembagunan ulang menara masjid Al-Markaz Maros yang telah rubuh tahun 2017 lalu, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 Miliar, non APBD.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros, Alfian Amri mengatakan, pembangunan ulang dilakukan berdasarkan instruksi dari Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Jufri Nasir.

Menara yang baru hanya menggunakan baja, supaya kualitasnya dan ketahanannya lebih maksimal. Padahal bagunan lama yang rubuh menggunakan beton.

"Menara miring sudah dikerjakan. Materialnya juga diganti menjadi baja dari beton. Semua anggaran sekitar Rp 1 Miliar ditanggung oleh pihak ketiga atau kontraktor," kata Alfian Amri.

Menara yang dikerjakan secara bertahap tersebut, rubuh saat sementara dikerjakan oleh kontraktor yang dipimpin oleh seorang pengusaha ternama, H Pajero. 

Hal itu, membuat PU dan Polres meminta kepada perusahaan untuk membangun ulang.

Sebelummya, ACC menyoroti penanganan kasus dugaan korupsi menara miring Masjid Al Markaz oleh Reskrim Polres Maros.

Pasalnya, Polres Maros belum pernah menetapkan tersangka dalam kasus menara senilai miliaran rupiah tersebut. Sementara proses pengerjaan masih berlanjut.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved