Nurdin Abdullah Tolak Seragam Pelantikan dari Pemprov Sulsel

Baju itu akan dijahit khusus sesuai dengan ukuran Gubernur dan Wakil Gubernur.

Nurdin Abdullah Tolak Seragam Pelantikan dari Pemprov Sulsel
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Nurdin Abdullah 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mulai menyiapkan pelantikan HM Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman di Istana Negara, 17 September 2018.

Kepala Biro Pemerintahan Sulsel Hasan Basri Ambarala mengatakan, meski pelantikan digelar di Jakarta pihaknya juga melakukan berbagai persiapan.

Di antaranya, Pakaian Dinas Upacara (PDU) dan tanda kepangkatan.

PDU adalah  baju kepala daerah yang dipakai dalam upacara besar kenegaraaan, yang serba putih.

Baca: Nurdin Abdullah Mesra Bareng Jokowi di Acara Jalan Sehat Sahabat Rakyat Indonesia

Baju itu akan dijahit khusus sesuai dengan ukuran Gubernur dan Wakil Gubernur.

Namun di momentum ini, Gubernur Sulsel terpilih, Nurdin Abdullah menolak tawaran dari Biro Pemerintahan Sulsel untuk dijahitkan baju.

"Pak NA katanya adaji bajunya. Beliau menolak dijahitkan baju," kata Ambarala.

Untuk alasan penolakan ini, Ambarala tidak tahu menahu, mengapa Nurdin menolak.

Berbeda dengan Nurdin, Wakil Gubernur Sulsel terpilih Andi Sudirman Sulaiman tak lama lagi mengukur PDU.

Baca: Nurdin Abdullah Ajak Rivalnya di Pilgub Sulsel Menyatu

"Mungkin dalam waktu dekat kami bertemu Pak Wagub, untuk keperluan penjahitan baju PDU-nya," kata Ambarala.

Ambarala ogah menyebutkan biaya pembuatan PDU untuk Gubernur Sulsel dan Wakil Gubernur Sulsel.

Ia berdalih, ini diadakan melalui dana operasional.

"Tidak banyakji. Saya rasa ini tak perlu di publikasikan," bebernya.(sal)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved