Appi-Cicu dan DIAmi Gugat ke MK, Ini Respon Kuasa Hukum KPU Makassar

Marhumah menganggap gugatan dari Appi-Cicu tak bisa terakomodir karena Mahkamah Konstitusi (MK) tak bisa memproses masalah proses.

Appi-Cicu dan DIAmi Gugat ke MK, Ini Respon Kuasa Hukum KPU Makassar
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin dan Rachmatika 'Cicu' Dewi menyambangi lokasi kebakaran di pemukiman warga Jl Kandea 2 Lr 118, Kamis (25/1/2018) Sore. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Marhumah Majid menanggapi gugatan dari pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) dan mantan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) pada Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Makassar 2018.

Marhumah menganggap gugatan dari Appi-Cicu tak bisa terakomodir karena Mahkamah Konstitusi (MK) tak bisa memproses masalah proses.

Dalam gugatan Tim Hukum Appi-Cicu, menemukan fakta adanya keterlibatan aktif Wali Kota Makassar, Ir Mohammad Ramdhan Pomanto selaku walikota Makassar beserta jajaran pemerintah kota makassar yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara aktif ikut mensosialisasikan, mengarahkan dan/atau memobilisasi pemilih untuk memilih Kolom Kosong pada pemilihan serentak tanggal 27 Juni 2018 yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif (TSM).

"Anggapan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto dan ASN (aparat sipil negara) terlibat dalam pemenangan kotak kosong itu harusnya dilaporkan ke pihak panwas, supaya bisa direkomendasikan ke instansi terkait," katanya, Kamis (26/7/2018).

Ia menjelaskan, MK hanya berwenang untuk mengadili masalah perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ia juga menjelaskan ihwal gugatan dari DIAmi yang tak mempunyai legal standing.

"Pasangan Danny-Indira kan sudah tidak ada dalam perhelatan Pilwali Makassar kemarin karena hanya 1 pasangan calon," katanya.

Ia menganggap gugatan DIAmi yang meminta Pemilihan Suara Ulang (PSU) dengan memasukkan pasangan DIAmi tak bisa karena keputusan diskualifikasi adalah keputusan final dari Mahkamah Agung (MA).

"Kecuali rekomendasi Panwas kemarin itu belum melalui jalur peradilan PTTUN dan MA maka KPU pastikan akan laksanakan perintah Panwas untuk memasukkan kembali DIAmi sebagai kontestan," katanya.

Namun, Marhumah mengatakan putusan diskualifikasi DIAmi sudah melalui semua tingkatan dari Panwas, PTTUN dan MA.

Dalam Pilwali Makassar 2018, pasangan Appi-Cicu meraih suara 264.265 sedangkan kolom kosong mendapatkan suara 300.795.

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved