Aksi Kamisan Makassar: Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis di Toraja!

Gegara berita yang ditulis Andarias tentang adanya judi sabung ayam di Lembang Le’tek, Kampung Tandung, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja.

Aksi Kamisan Makassar: Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis di Toraja!
Dokumen Aksi Kamisan Makassar
Relawan Aksi Kamisan Makassar saat demo di depan Monumen Mandala, Kota Makassar, Kamis (26/7/2018) sore. Mereka mengecam pengancaman yang dialami Andarias, jurnalis di Tana Toraja. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Relawan Aksi Kamisan Makassar ikut prihatin sekaligus mengecam pelaku pengancaman penganiayaan yang menimpa Andarias, jurnalis kabartoraja.com.

Walau ancaman tersebut baru dalam bentuk tulisan yang diposting melalui media sosial, para relawan ini menganggap tindakan itu bukan hal sepele.

“Sebab ancaman tersebut telah membuat Andarias kini merasa terancam dan tak nyaman meliput,” ujar Muh Fajar Nur, salah seorang relawan Aksi Kamisan Makassar, saat orasi di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Kamis (26/7/2018) sore.

Aksi ini juga diikuti Koordinator Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) Upi Asmaradhana dan sejumlah jurnalis di Makassar.

Mengutip rilis yang disebarkan ke media, pengancaman itu dilatari berita yang ditulis Andarias tentang adanya judi sabung ayam di Lembang Le’tek, Kampung Tandung, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Minggu, 15 Juli 2018 lalu.

Aksi Kamisan Makassar
Aksi Kamisan Makassar (Dokumen Aksi Kamisan Makassar)

Andarias kemudian mendapatkan informasi beberapa warga keberatan dan menyampaikan ancamannya melalui grup Facebook bernama Forum Politik Toraja.

Tepat pada 17 Juli 2018 ancaman yang diterima meminta Andarias untuk tidak pergi lagi ke wilayah Lembang Le'te.

Kasus ini sudah dilaporkan korban ke kantor polisi setempat.

“Ancaman ini juga bisa membuat banyak para pekerja media merasa tak nyaman atau ragu meliput/memberitakan praktik judi sabung ayam di Tona Toraja,” tambah Fajar.

Berangkat dari kasus tersebut, para Relawan KPJKB bersama sejumlah jurnalis dan elemen pergerakan yang tergabung dalam Aksi Kamisan Makassar mengeluarkan empat poin sikap mereka.

Baca juga: Pria Arab Ini Nikahi Wanita Bone, Maharnya Rp 1,9 Juta

Baca juga: Beginilah Cara Mudah Lihat Gerhana Bulan Total pada 28 Juli 2018, Beritahu Keluarga atau Teman Anda

Pertama, mendesak Kapolda Sulsel memerintahkan jajarannya untuk mengungkap dan menangkap serta memproses hukum para pelaku pengancaman penganiayaan terhadap Andarias.

Sebab pengancaman terhadap jurnalis karena berita yang dibuatnya adalah pelanggaran serius.

Halaman
12
Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved