Rugikan Petani, Polda Sulsel Pastikan Tindak Tegas Tengkulak

Keberadaan tengkulak sangat merugikan petani. Tengkulak membeli harga gabah dengan relatif mahal, namun mereka memainkan timbangan

Rugikan Petani, Polda Sulsel Pastikan Tindak Tegas Tengkulak
HANDOVER
sawah di jalan poros Simbang siap panen. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Polda Sulsel dan Bulog melarang tengkulak dari Sidrap, Pinrang dan Wajo maupun daerah lainnya, untuk masuk ke Maros membeli gabah petani, Selasa (24/7/2018).

Ketua Satgas Pangan Polda Sulsel, AKBP Amiruddin mengatakan, hampir semua kabupaten penghasil beras dan gabah selain Sidrap, sudah dimasuki oleh tengkulak.

Keberadaan tengkulak sangat merugikan petani. Tengkulak membeli harga gabah dengan relatif mahal, namun mereka memainkan timbangan.

Baca: Musim Panen di Maros, Bulog Kumpulkan Mitra dan Petani

"Kalau petani memilih tengkulak, jelas akan rugi. Karena tengkulak ini memainkan timbangan. Pasti berat gabah dalam sekarung berkurang sekitar tiga kilogram," katanya.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri pertemuan Bulog Divre VII, mitra dan petani di aula kantor Bupati Maros. Pertemuan tersebut untuk mengantisipasi pembelian gabah oleh tengkulak.

Baca: Komisi III DPRD Maros Harap Bulog Beli Gabah Petani Maros di Atas Harga Tawaran Tengkulak

Untuk mencegah, kerugian kepada petani, pihaknya akan menindak tegas tengkulak yang kedapatan membeli gabah maupun beras dari petani.

Tim Satgas Pangan akan melakukan pengawasan ketat. Para tengkulak akan diproses secara hukum jika masih berani beroperasi di Maros(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved