Polres Selayar Musnahkan 2.340 Karung Bahan Bom Ikan

Pemusnahan bahan peledak tersebut berlangsung di Ujung Selatan Bandara H Aroeppala, Kecamatan Bontoharu, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ( Sulsel)

Polres Selayar Musnahkan 2.340 Karung Bahan Bom Ikan
nurwahidah
Polres Kepualan Selayar melakukan pemusnahan barang bukti benda sitaan berupa 2.340 karung berisi bahan yang mengandung senyawa ammonium Nitrat. 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG-Polres Kepualan Selayar melakukan pemusnahan barang bukti  benda sitaan berupa  2.340 karung berisi bahan yang mengandung senyawa ammonium  Nitrat.

Pemusnahan bahan peledak tersebut berlangsung di Ujung Selatan Bandara H Aroeppala, Kecamatan Bontoharu, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ( Sulsel), Jumat (20/7/2018).

Dihadiri Bupati Selayar Muh Basli Ali, Wakapolres Kompol Syamsuddin, Kasi pidum Muh.Junaedi Hasal, Kajari Negeri Selayar Cumondo Trisno, Kapalres, mewakili dandim 1415 Selayar, Camat Bontoharu, pemerhati lingkungan, staf Taman Nasional Taka Bonerate, serta undangan lainnya.

Kapolres Selayar AKBP Syamsu Ridwan,  mengatakan hari ini kita akan memusnahkan barang  bukti ammonium nitrat, yang digunakan sebagai bom ikan. Kita perlu peduli, harus menjaga bersama lingkungan supaya tidak menjadi rusak.

"Harapan kejadian ini terkahir kali. Di Kepualan Selayar memiliki Taman Nasional yang  begitu indah, atol terbesar ke tiga di dunia, sehingga apabila ini beredar di Taman Nasional, bisa  menghancurkan terumbu karang,

"Proses penangkapan  ini tidak mudah. Sekitar dua bulan kita melakukan pengintaian, satu minggu berada di perairan melaksanakan negoisasi, untuk membeli pupuk ini sehingga pada saat itu pelaku juga mengiyakan sehingga kita sergap," ujar Syamsu Ridwan.

Ia menambahkan bahwa dari 50 ton ini belum satu vakum bisa beredar di wilayah Selayar. Kita bisa melindungi terumbu karam dari ancaman ilegal fishing.

"Mari kita sama-sama dukung, jadikan Selayar sebagai Kabupaten maritim, berdasarkan asas budaya dan religi," tuturnya.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved