VIDEO: Kejari Enrekang Aksi Tanam Pohon di Taman Kota

Karena dengan menanam pohon maka kita telah menjaga alam dan memilihara alam sesuai perintah agama.

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang juga punya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Itu dibuktikan dengan digelarnya penghijauan dan Biopori di taman kota di Kecamatan Enrekang, Rabu (18/7/2018).

Dalam pelaksanaan kegiatan itu Kejari bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Enrekang dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 dan HUT XVIII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini 2018.

Menurut Kepala Kejari Enrekang, Emanuel Achmad, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk menjaga budaya menanam pohon.

Karena dengan menanam pohon maka kita telah menjaga alam dan memilihara alam sesuai perintah agama.

Apalagi, selama ini sudah sangat banyak alam di bumi ini dirusak oleh manusia yang tak bertanggung jawaba, olehnya itu perlu untuk diperbaiki.

"Menanam haruslah menjadi kebudayaan bangsa agar negara Indonesia sebagai paru-paru dunia dapat tetap terjaga," kata Emanuel kepada TribunEnrekang.com, Rabu (18/7/2018).

Ia pun mendorong agar seharusnya ada Peraturan daerah (Perda) yang mewajibkan setiap masyarakat untuk menanam pohon.

Sehingga daerah kita tetap subur dan tak mudah tertimpa bencana semisal banjir dan tanah longsor.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Enrekang, Mursalim, menjelaskan jumlah pohon yang akan ditanam dalam kesempatan itu sebanyak 700 pohon.

Yang terdiri dari dua jenis pohon yaitu pohon Ketapang Kecanana dan Pohon Pucuk Merah.

"Selain pohon, kita juga menanam biopori sebanyak 40 buah secara simbolis hari ini, nanti akan menyusul ditanam sekitar 2000 biopori lagi sebagai upaya pencegahan banjir," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved