Polemik PI Migas Blok Sebuku, Ratusan Warga Majene Bakal Serbu Gedung DPRD Sulbar Siang Ini

Unjuk rasa terkait polemik rencana pembagian dana Participating Interest (PI) Migas Blok Sebuku.

Polemik PI Migas Blok Sebuku, Ratusan Warga Majene Bakal Serbu Gedung DPRD Sulbar Siang Ini
nurhadi/tribunsulbar.com
Warga Majene unjuk rasa menolak rencana kebijakan gubernur terkait pembagian PI Migas Blok Sebuku, Minggu (10/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Puluhan warga Kabupaten Majene dikabarkan akan 'menyerbu' gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulbar di Jl Abd Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Senin (16/7/2018).

Mereka akan melakukan unjuk rasa terkait polemik rencana pembagian dana Participating Interest (PI) Migas Blok Sebuku.

Informasi itu diperoleh TribunSulbar.com, dari salah seorang warga Majene, Suharno, yang akan turut dalam unjuk rasa tersebut.

"InsyaAllah warga Majene hari ini akan bergeser ke DPRD Provinsi Sulbar melakukan unjuk rasa menuntut keadilan terkait pembagian PI Blok Sebuku," katanya.

Baca: Bahas Polemik Rencana Pembagian PI Migas Blok Sebuku, HIKAM-Majene Gelar FGD di Makassar

Baca: Kisruh Pembagian PI Blok Sebuku, Bupati Majene Temui Gubernur Sulbar

Kapolres Majene, AKBP Asri Effendy saat dikonfirmasi via WhatsAap membenarkan adanya warga Majene yang akan melakukan unjuk rasa di Mamuju.

"Perkembangan jumlah massa Aliansi Masyarakat Majene yang akan aksi ke DPRD Sulbar di Mamuju, Banggae - Banggae Timur sekitar 60 orang, Pamboang sekitar 100 orang, Malunda-Ulumanda sekitar 200 Orang, Sendana sekitar 35 orang, dan Tammerodo-Tubo sekitar 135 orang. Jumlahnya sekitar 550 orang," jelasnya.

Asri mengatakan, massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Majene telah bergerak dari titik kumpul kota Banggae, bergabung dengan titik kumpul Pamboang kemudian lanjut ke Mamuju.

"Upaya Polres Majene, pada tiap titik kumpul dilakukan imbuan untuk lakukan aksi damai dan tidak anarkis. Pendataan jumlah peserta aksi dan pengawalan," tambahnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved