Bujung Makkatoangnge, Wisata Pemandian Alami di Kabupaten Barru

Sampai di Kota Kecamatan Mallusetasi, perjalanan menuju arah timur ke Desa Manuba sekitar 4 km.

Bujung Makkatoangnge, Wisata Pemandian Alami di Kabupaten Barru
mulyadi/tribun-timur.com
Bujung Makkatoangnge menyuguhkan panorama alam yang masih alami dengan kesejukan pepohonan dan hamparan bebatuan dan dingin khas air gunung. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU - Bujung Makkatoangnge, salah satu objek wisata yang representatif dan masih terbilang baru di Kabupaten Barru.

Bujung Makkatoangnge terletak dibagian utara Kabupaten Barru, tepatnya berada di Dusun Alakkang, Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Perjalanan dari Kota Barru hanya ditempuh sekitar 35 km menuju Kecamatan Mallusetasi melintasi jalur trans Sulawesi Makassar-Parepare.

Sampai di Kota Kecamatan Mallusetasi, perjalanan menuju arah timur ke Desa Manuba sekitar 4 km. Di sini bisa menempuh perjalanan sekitar 1 km menuju titik obyek wisata.

Kendaraan tidak bisa sampai di obyek wisata, sekitar 300 meter harus dilalui dengan cara berjalan kaki. Setelah sampai di Bujung Makkatoangnge, Anda akan disuguhkan dengan panorama alam yang masih alami dengan kesejukan pepohonan dan hamparan bebatuan dan dingin khas air gunung.

Bujung Makkatoangnge menyuguhkan panorama alam yang masih alami dengan kesejukan pepohonan dan hamparan bebatuan dan dingin khas air gunung.
Bujung Makkatoangnge menyuguhkan panorama alam yang masih alami dengan kesejukan pepohonan dan hamparan bebatuan dan dingin khas air gunung. (mulyadi/tribun-timur.com)

Satu lagi, ditempat ini kita bisa menyaksikan langsung habitat monyet yang hidup di hutan lindung. Bujung Makkatoangnge sendiri diambil dari Bahasa Bugis yakni Bujung artinya sumur dan makkatoangnge yakni baskom.

"Bujung Makkatoangnge yah berupa kolam air terbentuk alami di tengah sungai," ungkap pemuda setempat, Irfan.

Di objek wisata yang belum terlalu terjamah ini, ada tiga kolam dengan kedalaman mencapai 2 meter hingga 3 meter.

Bujung pertama berada ditingkat atas, pengunjung dilarang mandi karena menjadi sumber air bersih dan air minum satu Dusun Alakkang.

Sedangkan bujung kedua dan ketiga, inilah yang sangat bagus dan dibolehkan untuk berenang.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved