Hasil Pemeriksaan Dugaan Kasus Suap Rp 49 Miliar Oknum ASN Bulukumba, Tomy: Andi Ichwan Khilaf

Hasil pemeriksaan Andi Ichwan tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Inspektorat, Muh Nurjalil.

Hasil Pemeriksaan Dugaan Kasus Suap Rp 49 Miliar Oknum ASN Bulukumba, Tomy: Andi Ichwan Khilaf
HANDOVER
Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba, Tomy Satria Yulianto 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Inspektorat Bulukumba telah memeriksa oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Disdikbud Bulukumba, Andi Ichwan As.

Pemeriksaan terhadap Andi Ichwan As, lantaran unggahan pengakuan kasus suapnya beredar di media sosial facebook beberapa waktu lalu.

Andi Ichwan mengunggah sebuah status pengakuan bahwa dirinya telah menyuap Kementerian PUPR untuk pencairan dana DAK Rp 49 miliar.

Hasil pemeriksaan Andi Ichwan tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Inspektorat, Muh Nurjalil.

Baca: Tak Berkantor Pascakasus Suapnya Viral, Oknum ASN di Bulukumba Ini Bakal Diberi Surat Teguran

Namun, sayangnya Nurjalil enggan berkomentar banyak mengenai hasil pemeriksaan tersebut.

"Sudah diserahkan. ke bagian hukum saja," singkatnya, Senin (9/7/2018).

Pemeriksaan terhadap Andi Ichwan juga dibenarkan oleh Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.

Saat dikonfirmasi, Tomy mengaku telah membaca surat hasil pemeriksaan dari Inspektorat.

"Saya sudah baca. Dan intinya disitu, Andi Ichwan mengaku khilaf," ujar Tomy.

Tomy menambahkan, untuk dugaan suap ke Kementerian PUPR, hal tersebut tidak dapat dibuktikan oleh Andi Ichwan.

Baca: Dugaan Suap Rp 49 M, BKPSDM Bulukumba Bakal Bentuk Tim Identifikasi

Penyuka sepatu jenis 3/4 itu menegaskan, yang diperiksa oleh Inspektorat, lebih kepada pernyataan Ichwan di facebook, bukanlah dugaan suap yang diduga telah dilakukannya.

Saat ini, kata Tomy, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Bulukumba bakal membentuk tim identifikasi untuk pemberian sanksi.

Tim tersebut nantinya bakal bertugas untuk mengidentifikasi sanksi yang bakal dilimpahkan kepada oknum ASN tersebut.

"Kita sementara kaji. Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan untuk memberikan sanksi. Nah, bentuk-bentuk sanksinya itu nanti diserahkan ke BKPSDM," tutur Wabup berkacamata itu. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved