Jenazah Terpidana Teroris Ustadz Basri Dipulangkan ke Makassar

Karena kondisi Basri semakin parah, penanganan Basti dipindahkan ke ruang ICU/penanganan pasien darurat.

Jenazah Terpidana Teroris Ustadz Basri Dipulangkan ke Makassar
Panjimas.com
Ustadz Basri 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pimpinan Pondok Pesantren Penghafal Alquran (Tahfizhul Quran), Muhammad Basri alias Abu Saif alias Basri, meninggal dunia saat menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Pasir Putih, Jawa Tengah, Sabtu (7/7/2018).

Basri merupakan terpidana teroris yang ditangkap tim anti teror Mabes Polri Densus 88 di Jl Manuruki, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (24/4/2015).

Kabar ini dibenarkan Penasehat Hukum Muhammad Basri, Achmad Michdan.

Menurutnya, Basri meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Baca: Terpidana Teroris Asal Makassar Dikabarkan Meninggal di Lapas Pasir Putih

"Benar sekitar pukul 9 malam dia menghembuskan nafas terakhir," kata Penasehat Hukum, Achmad Michdannsaat dikonfirmasi Tribun, Minggu (08/07/2018).

Achmad menjelaskan. Basri dilarikan ke rumah sakit dari Lapas Klas IIA Pasir Putih Nusakambangan ke RSUD Cilacap, Sabtu (7/7/2018) sore untuk menjalani perawatan.

Musabahnya, beberapa hari sebelum meninggal, pria kelahiran Sidrap 9 Juni 1965 itu sakit sakitan dan sesak nafas.

Setiba di RSUD Cilacap, ia langsung mendapat penanganan Dokter Umun RSUD Cilacap. \

Karena kondisi Basri semakin parah, penanganan Basti dipindahkan ke ruang ICU/penanganan pasien darurat.

"Tak lama setelah dirawat, Ia meninggal," ujarnya.Jenazah ustadz Basri rencanannya akan dimakamkan di kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan.(San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved