Pilwali Parepare

Usai Penutupan Jalan Trans Sulawesi, Resimen Anti Huru Hara Brimob Amankan Parepare

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi menjelaskan, tambahan personil dari Brimob ini sebanyak 135 personel.

Usai Penutupan Jalan Trans Sulawesi, Resimen Anti Huru Hara Brimob Amankan Parepare
HANDOVER
Brimob dari Mako Kelapa Dua diturunkan di Parepare 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Pascapenutupan jalan Trans Sulawesi yang dilakukan salah satu massa Paslon Pilwali Parepare, ratusan Brimob dari Mako Kelapa Dua diturunkan untuk pengamanan di Parepare.

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi menjelaskan, tambahan personil dari Brimob ini sebanyak 135 personel.

"Terdiri dari resimen anti huru hara sebanyak 100 personel dan resimen anti anarkis sebanyak 35 orang,"ungkap dia.

Selama dua hari terakhir aksi demontrasi memang terjadi di Kota Parepare.

Pada Rabu (4/7/2018) malam ratusan massa menggelar demo di depan Kantor Panwaslu Pareparr mengawal laporan dugaan kecurangan Pilkada.

Besoknya, Kamis (5/7/2018), aksi demontrasi berlanjut di perbatasan Parepare-Barru, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.

Demonstrasi ini berlangsung dengan aksi penutupan jalan dengan membakar kayu. Akibatnya akses jalan Trans Sulawesi sempat lumpuh karena adanya aksi tersebut.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved