Pilkada Sinjai

Pengamat: Didiskualifikasi Sabirin-Mahyanto Buyarkan Konstelasi Pilkada Sinjai

Sebelumnya, massa 2 pasang calon Bupati Sinjai berunjuk rasa lagi di depan Kantor KPU Sinjai

Pengamat: Didiskualifikasi Sabirin-Mahyanto Buyarkan Konstelasi Pilkada Sinjai
samba/tribuntimur.com
Massa pasangan calon Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabirin Yahya-A Mahyanto Massarappi dan Takyuddin Masse-Mizar Roem berunjuk rasa lagi di depan Kantor KPU, Rabu (4/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Pengamat Politik Universitas Hasanuddin Makassar, Ali Armunanto SIP MSi menganggap diskualifikasi kandidat Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Sabirin Yahya-Mahyanto membuat konstelasi Pemilihan Bupati Sinjai 2018 buyar.

"Ini tentu merugikan Sabirin-Mahyanto secara politik, dan membuat pemilih kehilangan pilihan. Sehingga, ketika Sabirin-Mahyanto didiskualifikasi membuat konstelasi Pilkada buyar," katanya, Kamis (5/7/2018).

Ia menjelaskan, diskualifikasi ini tentu mengejutkan.

"Karena memang kalau diliat secara undang-undang memang Sabirin-Mahyanto melanggar undang-undang Pilkada," katanya.

Ia pun memprediksi ketika Sabirin-Mahyanto membuat pemilihnya berpindah ke kandidat lain atau justru tidak datang memilih.

"Kalau saya prediksi banyak pemilihnya tidak datang memilih sehingga membuat partisipasi pemilih menurun," katanya.

Sebelumnya, massa pasangan calon Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabirin Yahya-A Mahyanto Massarappi dan Takyuddin Masse-Mizar Roem berunjuk rasa lagi di depan Kantor KPU, Rabu (4/7/2018).

Mereka meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sinjai untuk menggelar pencobolosan ulang

Sebab Pilkada 27 Juli lalu mereka nilai cacat hukum karena mendiskualifikasi pasangan calon bupati Sabirin- Mahyanto.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved