Ichsan YL Kirim Kantong Jenazah untuk Korban KMP Lestari Maju di Selayar

Bantuan diserahkan melalui Ketua PMI Bulukumba Andi Syahrir siang tadi untuk segera dikirim ke pelabuhan Bira dan Pamatata.

Ichsan YL Kirim Kantong Jenazah untuk Korban KMP Lestari Maju di Selayar
Dokumen PMI Sulsel
Ketua PMI Sulsel Ichsan YL menyerahkan bantuan kantong jenazah untuk korban KMP Lestari Maju yang diterima Ketua PMI Selayar Andi Syahrir, Rabu (4/7/2018) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan Ichsan Yasin Limpo (IYL) bersama relawan PMI bergerak cepat ikut membantu penanganan dan evakuasi korban KM Lestari yang tenggelam di Perairan Selayar, Selasa (3/7/2018).

Ichsan turun langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan dari PMI untuk segera dikirim ke Selayar.

Di antaranya kantong jenazah maupun bantuan lainnya.

Khusus kantong jenazah, Ichsan menyerahkan kepada Ketua PMI Bulukumba Andi Syahrir yang juga mantan Bupati Selayar siang tadi untuk segera dikirim ke pelabuhan Bira dan Pamatata.

Jajaran PMI juga masih disibukkan dengan penanganan dan laporan jumlah korban jiwa maupun yang masih mendapat pertolongan di Rumah Sakit Selayar.

IYL juga tetap memantau memberi arahan untuk langkah-langkah yang mesti dilakukan.

Baca juga: Begini Sosok Rini Nuryanti, Korban KMP Lestari Maju yang Meninggal Bersama Anak dan Janinnya

Baca juga: Ichsan YL Minta PMI Bantu Evakuasi Korban Tenggelam KMP Lestari Maju di Selayar

Di markas PMI Sulsel di Makassar, Ichsan meminta jajarannya untuk memberikan informasi dan data-data yang akurat kepada masyarakat mengenai perkembangan evakuasi di Selayar.

Termasuk alamat lengkap korban.

“Kita berharap, jumlah yang selamat terus bertambah. Kami juga sudah meminta para relawan PMI di Bulukumba dan Selayar terlibat aktif membantu para korban,” terang Ichsan Yasin Limpo melalui rilisnya, Rabu (4/7/2018).

Sesuai data yang diterima sekira beberapa saat lalu, korban meninggal akibat kecelakaan yang menimpa kapal fery ini mencapai 34 orang.

Dari jumlah itu, sebagian besar sudah diketahui identitasnya.

Menurut Ichsan, para korban yang ditemukan meninggal maupun meninggal setelah mendapat pertolongan kebanyakan berusia di atas 45 tahun.

Selain itu juga ditemukan ada bayi.

“Perkembangan tentang jumlah korban, beserta langkah-langkah yang kami lakukan bersama berbagai elemen, setiap saat informasinya bisa juga didapatkan di PMI Sulsel,” tambah Ichsan yang memang dikenal sangat peduli kemanusiaan. (*)

Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved