Pilwali Makassar

Bersitegang dengan Oknum Pemantau 'Siluman', Tim Appi-Cicu Diserang Pakai Badik dan Busur

Oknum tersebut masuk ke lokasi Penghitungan sehingga membuat tim Appi-Cicu protes ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Bersitegang dengan Oknum Pemantau 'Siluman', Tim Appi-Cicu Diserang Pakai Badik dan Busur
handover
Terjadi ketegangan di lokasi rekapitulasi suara Kantor Kecamatan Bontoala, Minggu (1/7/2018) malam. Tim Saksi dan pendukung Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), mencoba menanyakan perihal hadirnya oknum yang mengaku sebagai lembaga pemantau Pemilu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terjadi ketegangan di lokasi rekapitulasi suara Kantor Kecamatan Bontoala, Minggu (1/7/2018) malam.

Tim Saksi dan pendukung Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), mencoba menanyakan perihal hadirnya oknum yang mengaku sebagai lembaga pemantau Pemilu.

Oknum tersebut masuk ke lokasi Penghitungan sehingga membuat tim Appi-Cicu protes ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Beberapa saat adu mulut, belasan orang menyerang tim Appi-Cicu menggunakan senjata tajam dan anak panah.

Aksi saling kejar pun terjadi dan membuat salah seorang pendukung Appi-Cicu jadi bulan-bulanan oknum yang menyerang itu.

"Awalnya tim protes karna ada orang mengaku Tim pemantau dari Gema masuk ke kantor kecamatan. Tiba-tiba datang orang bergerombol bawa busur dan badik Tim kita lari karna jumlahnya sedikit, mereka mengejar hingga seberang jalan, satu orang didapat dan dipukuli," terang saksi mata, Arfah. (*)

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved