Pilkada Bantaeng

Tim Hukum Sumanga'na Laporkan Lima Komisioner KPU Bantaeng ke DKPP

Laporan itu terkait temuan pemalsuan data dan daftar pemilih pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Bantaeng.

Tim Hukum Sumanga'na Laporkan Lima Komisioner KPU Bantaeng ke DKPP
HANDOVER
Tim Hukum Paslon Bupati Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga'na), Zamzam bersama Muh Nurfajri mendatangi Kantor Bawaslu, Sulawesi Selatan (Sulsel) Jumat (29/6/2018) 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Tim Hukum Paslon Bupati Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga'na), Zamzam bersama Muh Nurfajri mendatangi Kantor Bawaslu, Sulawesi Selatan (Sulsel) Jumat (29/6/2018)

Kedatangan Tim Hukum Paslon nomor 2 itu untuk melaporkan lima Komisioner KPU Bantaeng kepada Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).

Laporan itu terkait temuan pemalsuan data dan daftar pemilih pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Bantaeng.

Tim Data Sumanga'na menemukan data rekayasa DPT sebanyak 13.392 lemilih, data invalid DPT sebanyak 3.174 kasus dan data ganda DPT sebanyak 582 pemilih.

Temuan data tersebut menurut tim hukum Sumanga'Na telah melanggar Pasal 177a ayat 2 UU Nomor 10 Tahun 2016.

"Jadi dari hasil temuan tim data, maka kami melaporkan lima komisioner KPU ke Bawaslu Sulsel," ujar Zamzam via rilis kepada TribunBantaeng.com, Minggu (1/6/2018).

Lima komisioner KPU Bantaeng yang saat ini menjabat adalah Andi Nurbaeti, Andi Harianti, Marwiyah, Hamzar dan Samsul Qadri. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved