Penyelesaian Konflik PTPN XIV Dengan Warga di Maiwa Enrekang Tunggu Mediasi Menko Polhukam

Persoalan operasional PTPN XIV di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang hingga kini belum juga menemui titik terang.

Penyelesaian Konflik PTPN XIV Dengan Warga di Maiwa Enrekang Tunggu Mediasi Menko Polhukam
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Legislator Gerindra Enrekang, Mustain Sumaele 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Persoalan operasional PTPN XIV di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang hingga kini belum juga menemui titik terang.

Meski sejumlah upaya telah dilakukan, termasuk dengan membentuk Pansus DPRD untuk menangani khusus persoalan tersebut juga belum menuai hasil.

Padahal, masa kerja Pansus DPRD Enrekang terkait polemik lahan seluas 5.230 Ha telah selesai sejak bulan lalu.

Legislator Gerindra Enrekang, Mustain Sumaele, mengatakan penyelesaian konflik PTPN dengan warga tersebut harus menunggu mediasi dari Kementrian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (Menko Polhukam).

Menurutnya, hal tersebut diputuskan usai pihak Menko Polhukam menerima aspirasi tim pansus DPRD beberapa waktu lalu.

“Hal itu disepakati, setelah kita bertemu langsung dengan pihak BPN RI, DPR RI, BPK RI, dan pihak Menko Polhukam sendiri,” kata Mustain kepada TribunEnrekang.com, Selasa (26/6/2018).

Mustain yang juga merupakan anggota Pansus menenjelaskan, penyelesaian konflik tersebut harus melibatkan Menko Polhukam karena ada beberapa rekomendasi pansus.

Salah satunya adalah pertimbangan terhadap lahan yang dikelola oleh masyarakat saat ini.

Sebab, lahan yang dikelola oleh masyarakat baiknya tak masuk dalam area yang akan dikelola oleh PT PN XIV kedepannya.

“Karena kita tidak mungkin akan melakukan pengusiran terhadap masyarakat yang mengelola. Meski sifatnya mengelolah bukan memiliki,” ujarnya.

Untuk saat ini aktivitas PTPN XIV di Kecamatan Maiwa memang dihentikan sementara sesuai permintaan dari Tim Pansus DPRD dan Pemerintah daerah.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved