Pilkada Enrekang 2018

Jelang Pencoblosan, Panwaslu Enrekang Intensifkan Pengawasan Formulir C6

Menurut Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua, pengawasan terhadap formulir C6 harus diperketat jelang pencoblosan.

Jelang Pencoblosan, Panwaslu Enrekang Intensifkan Pengawasan Formulir C6
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Tahapan pencoblosan untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 tersisa tujuh beberapa hari lagi.

Untuk itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Enrekang mulai mengintensifkan pengawasan.

Khususnya dalam hal pengawasan terhadap distribusi formulir C6 atau surat undangan bagi para pemilih.

Menurut Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua, pengawasan terhadap formulir C6 harus diperketat jelang pencoblosan.

Hal itu lantaran, formulir tersebut sangat rawan untuk dimainkan untuk menguntungkan Paslon tertentu.

"Distribusi dan daftar penerima formulir C6 ini harus dikawal dan diawasi dengan ketat agar tidak terjadi pelanggaran di dalamnya," kata Suardi kepada TribunEnrekang.com, Kamis (21/6/2018).

Olehnya itu, Ia terus memberikan bimbingan teknis terkait metode pengawasan formulir C6 (surat pemberitahuan pemilih) kepada seluruh Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

"Jadi sejak sepekan terakhir kita sudah berikan Bimtek khusu terkait C6 ini kepada 490 PTPS di seluruh Kecamatan," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved